Rabu, Februari 5, 2025
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pelabuhan Sanur Jadi Sarana Konektifitas Masyarakat dan Pariwisata

DENPASAR – Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara meyakini, Pelabuhan Sanur sebagai pendukung konektifitas masyarakat dalam hal transportasi terpadu dan juga untuk kegiatan pariwisata.

“Keberadaan Pelabuhan Sanur sangat strategis sebagai daya dukung pengembangan pariwisata di Bali, khususnya Kota Denpasar. Selain juga sebagai pendukung konektifitas masyarakat dalam hal transportasi terpadu,” kata Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara usai mengikuti salah satu prosesi ritual Mendem Pedagingan, di padmasana Pelabuhan Sanur, Denpasar, Bali, Sabtu (24/12).

Kegiatan ritual sakral (Karya Mulang Dasar, Mendem Pedagingan, Mecaru, Melaspas dan Mulang Pakelem) itu, turut hadir Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI, Arif Toha Tjahjagama, Kepala KSOP Benoa, Ridwan Chaniago, stakeholder terkait serta undangan lainnya.

Rangkaian prosesi ritual dipimpin (upacara dipuput) dua Sulinggih (pendeta hindu) yakni, Ida Pedanda Gede Jelantik Giri Santa Chita Griya Budha Jadi Tabanan dan Ida Pedanda Gede Wayahan Wanasari, Griya Wanasari, Sanur itu.

Jaya Negara mengatakan, Denpasar sebagai kota berbudaya, menyikapi beroperasinya pelabuhan Sanur dengan baik secara nyata juga perlu didukung dengan harmonisasi antara Parahyangan, Palemahan, dan Pawongan sebagai implementasi ajaran Tri Hita Karana.

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI, Arif Toha Tjahjagama didampingi Kepala KSOP Benoa, Ridwan Chaniago mengatakan keberadaan Pelabuhan Sanur sebagai pendukung konektifitas masyarakat dalam bertransportasi terpadu sangat lekat dengan unsur kebudayaan Bali. Dapat dilihat mulai dari segi filosofi dan bentuk arsitektur  bangunan.

“Untuk itulah ritual suci (upacara yadnya) yang dilakukan di Pelabuhan Sanur kali ini, diharapkan dapat memberikan juga energi positif secara spiritual yang dapat semakin mendukung tujuan baik dari pembangunan Pelabuhan Sanur. Semoga manfaatnya semakin dapat dirasakan bagi pariwisata dan masyarakat di Bali, khususnya di Kota Denpasar,” ujarnya.(WIR)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER