Masyarakat Nusa Penida Nikmati Layanan Listrik Andal dan Ramah Lingkungan

BALI – Warga Nusa Penida kini menikmati layanan listrik yang lebih andal dan ramah lingkungan. PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Bali berhasil mengintegrasikan sistem Smart Microgrid /, teknologi kelistrikan cerdas berbasis energi hijau.

Manager PLN UP2D Bali, Petrus Irwan Ichwansaputra menjelaskan, inovasi ini menjadi langkah nyata PLN dalam mendukung transisi energi bersih di Bali, sekaligus menjawab tantangan penyediaan listrik di wilayah kepulauan yang selama ini bergantung pada pasokan diesel. Dengan sistem ini, listrik untuk masyarakat dikelola secara otomatis dari kombinasi tenaga surya, baterai, dan pembangkit diesel menyesuaikan kondisi cuaca dan kebutuhan harian pelanggan.

“Melalui Smart Microgrid, suplai listrik di Nusa Penida kini lebih stabil dan efisien. Teknologi ini memungkinkan pengaturan pasokan energi dilakukan secara cerdas dan real-time, sehingga masyarakat mendapatkan layanan yang andal sekaligus berkelanjutan,” ujarnya.

Untuk memastikan sistem ini berjalan optimal, PLN UP2D Bali menyiapkan infrastruktur pendukung, termasuk peningkatan jaringan distribusi 20 kV di Gardu Hubung Kutampi serta penyesuaian sistem proteksi dan peralatan kendali jarak jauh. Langkah ini memastikan seluruh komponen jaringan mampu beroperasi selaras dengan sistem kendali digital Smart Microgrid.

Petrus menambahkan, keberhasilan pengoperasian sistem ini bukan hanya capaian teknis, tetapi juga bentuk nyata komitmen PLN dalam memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan masyarakat di Nusa Penida bisa menikmati listrik dengan kualitas yang sama seperti di daratan Bali. Dengan teknologi ini, masyarakat bisa beraktivitas lebih nyaman, pelaku usaha bisa lebih produktif, dan layanan publik bisa berjalan tanpa gangguan. Inilah wujud nyata transformasi PLN untuk melayani hingga ke pelosok negeri,” ungkapnya.

Teknologi ini juga membuka peluang lebih luas bagi pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) di daerah kepulauan. Dengan dukungan sistem berbasis Internet of Things (IoT) dan _Artificial Intelligence (AI), PLN dapat menyeimbangkan penggunaan energi surya dan cadangan baterai untuk memenuhi kebutuhan warga tanpa gangguan. (WIR)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER