Survei Adidaya Catat Prabowo Masih Capres Terkuat, Dedi Mulyadi Ungguli Gibran untuk Cawapres

JAKARTA — Survei Adidaya Institute menunjukkan Presiden Prabowo Subianto masih menjadi figur paling dominan, dalam peta politik menuju Pemilihan Presiden 2029. Baik dari sisi popularitas maupun elektabilitas, Prabowo berada jauh di atas tokoh-tokoh nasional lainnya.

Dalam survei tersebut, tingkat popularitas Prabowo mencapai 96,6 persen. Angka tersebut mengungguli Gibran Rakabuming Raka dengan 92,7 persen, Anies Baswedan 91,5 persen, Dedi Mulyadi 90,4 persen, dan Ganjar Pranowo.

Dari sisi elektabilitas calon presiden, Prabowo juga menempati posisi teratas dengan dukungan sebesar 32,6 persen. Di bawahnya terdapat Dedi Mulyadi dengan 14,2 persen, Anies Baswedan 10,7 persen, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 3,5 persen, dan Ganjar Pranowo 2,8 persen.

“Kita tidak bisa menolak kenyataan ini. Dalam situasi yang mungkin tidak menguntungkan ini, Prabowo Subianto justru masih menjadi Calon Presiden terkuat dengan popularitas dan elektabilitas tertinggi. Ini tentu karena kepercayaan rakyat kepada Presiden Prabowo,” kata Direktur Politik dan Kebijakan Publik Adidaya Institute Ahmad Fadhli di Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Menariknya, pada simulasi calon wakil presiden, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi justru menempati posisi teratas dengan elektabilitas 23,9 persen. Angka tersebut mengungguli AHY yang memperoleh 13,8 persen dan Gibran Rakabuming Raka yang berada di angka 13,7 persen.

“Dengan elektabilitas yang cukup besar, KDM dan AHY bisa menjadi kuda hitam dalam opsi pencalonan Cawapres di Pilpres mendatang. Ini harus jadi early warning bagi mas Gibran,” ujar Fadhli.

Survei juga mencatat Partai Gerindra menjadi partai politik dengan elektabilitas tertinggi apabila pemilu legislatif dilaksanakan saat ini. Gerindra memperoleh dukungan sebesar 30,5 persen, disusul PDIP 11,5 persen dan PKS 9,1 persen.

Menurut Fadhli, tingginya elektabilitas Gerindra tidak bisa dipisahkan dari kuatnya dukungan publik terhadap Presiden Prabowo dan berbagai program unggulan pemerintah.

“Saya kira raihan elektabilitas Gerindra memang tidak dapat dipisahkan dengan elektabilitas Prabowo Subianto. Karena dalam pandangan masyarakat, keberhasilan pemerintahan Prabowo tentu merupakan bagian dari keberhasilan Gerindra. Di level bawah (akar rumput), kader dan kekuatan partai Gerindra menjadi penopang pelaksanaan program-program pemerintahan Presiden Prabowo,” tuturnya.

Survei Adidaya Institute dilakukan pada 1-8 Mei 2026 terhadap 1.240 responden yang tersebar di 38 provinsi menggunakan metode probability sampling dengan margin of error 2,78 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. (MK/SB)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER