Jumhur Mengaku Didatangi Investor Raksasa untuk Tanam Ribuan Mangrove

DENPASAR – Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat, mengaku didatangi investor raksasa yang ingin menanam ratusan ribu mangrove dan sejenisnya. Pernyataan itu ia sampaikan saat pidato di acara Hari Mangrove Sedunia di Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Denpasar, Minggu (26/7/2026).

“Saya dan Pak Sakti Wahyu Trenggono dan pastinya dengan Kementerian Kelautan dan Kementerian Kehutanan sudah didatangi oleh para investor yang raksasa. Mereka ingin menanam ratusan ribu mangrove dan sebagainya,” kata Jumhur.

Jumhur memahami penanaman itu akan menguntungkan bagi investor dari segi bisnis, sekaligus menciptakan kegiatan ekonomi, menjaga ekosistem, dan pekerja hijau. Kemudian, selama 3-4 tahun ke depan, mereka mendapatkan honor, mendapatkan upah, memelihara dan menjualnya ke pasar karbon.

“Masyarakat pun akan mendapatkan benefit sharing atau pendapatan yang lebih besar dibandingkan para investornya itu,” terang Jumhur.

Bagi Jumhur, kegiatan ini akan saling menguntungkan. Nantinya, dalam 1-2 tahun ke depan, akan terlihat jumlah sumbangan yang diberikan dari gerakan pemulihan lingkungan yang berbasis pasar karbon kepada pertumbuhan perekonomian Indonesia. Bakal terlihat pula jutaan orang yang akan terserap selama kegiatan berlangsung.

“Saya rasa ini harapan besar dan Indonesia sangat diuntungkan dengan keadaan itu karena Indonesia adalah negara yang besar dengan penduduk yang besar dengan wilayah yang besar, dengan laut yang besar sekali. Dan itulah potensi ekonomi yang saya sebut potensi ekonomi yang bukan konvensional, tetapi inkonvensional,” beber Jumhur. (DTB/SB)

 

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER