Senin, Juni 17, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Aksi Bersih Sungai “Tukad Rangda” Cegah Banjir

DENPASAR – Kelurahan Panjer bersinergi dengan Asian Law Students Association (ALSA) Universitas Udayana, melakukan aksi kebersihan di Tukad Rangda Minggu (17/9/2023). Kegiatan ini merupakan bagian dari program ALSA Clean Day 2023 yang mengakat tema, “One Small Step for the Future, Together Conserve Nature”.

Lurah Panjer, I Putu Budi Ari Wibawa, menyampaikan Tukad Rangda merupakan  perbatasan antara Kelurahan Panjer dan Kelurahan Sesetan. Dimana Tukad Rangda adalah pusat aliran sungai di Kelurahan Panjer yang menghadapi masalah serius dalam beberapa tahun terakhir.

“Sidimentasi dan penumpukan sampah telah menyempitkan aliran sungai ini, menyebabkan masalah banjir yang sering terjadi saat musim hujan,” katanya.

Untuk mengatasi permasalahan ini, ALSA Unud bekerjasama dengan Sungai Watch, Dinas PUPR Kota Denpasar, dan DLHK Kota Denpasar bergabung dalam aksi bersih sungai ini.

“Mereka bersemangat untuk membersihkan sampah-sampah yang menghalangi aliran sungai, sebagai langkah awal menuju pelestarian alam yang lebih baik,” ungkap Ari Budi.

Lebih Lanjut dikatakan, aksi kebersihan ini adalah contoh nyata bagaimana kolaborasi masyarakat, organisasi mahasiswa, dan pemerintah setempat dapat bersatu demi menjaga lingkungan hidup yang lebih bersih dan sehat. Semoga aksi seperti ini dapat menginspirasi langkah serupa di tempat lain demi kesejahteraan lingkungan kita.

Ari Budi menambahkan, selaku lurah pihaknya  selalu menghimbau masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah dan limbah yang akibat mengakibatkan pencemaran.

“Seluruh pihak harus ikut berpartisipasi untuk senantiasa menghimbau masyarakat,” ucapnya.

Salah satu warga, Wayan Santun, mengucapkan terima kasih atas partisipasinya semua pihak dalam aksi kebersihan ini. Ia menyatakan rasa terima kasihnya kepada ALSA Unud, Sungai Watch, Dinas PUPR Kota Denpasar, dan DLHK Kota Denpasar atas usaha bersama mereka dalam membersihkan sungai yang sangat dibutuhkan.

“Semangat gotong royong seperti ini adalah contoh baik bagaimana komunitas lokal dapat bersatu untuk menjaga lingkungan mereka dan menciptakan perubahan positif,” ujarnya.(WIR)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER