Sabtu, April 5, 2025
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Arus Balik Libur Nataru, Penumpang yang Tiba di Bandara Ngurah Rai Tetap Ramai

BADUNG – Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, melayani sebanyak 1,2 juta penumpang selama momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025. Jumlah penumpang yang mendarat dan terbang dari Bali itu terhitung sejak 18 Desember 2024 hingga 4 Januari 2025.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Posko Terpadu Nataru 2024/2025, puncak arus balik libur Nataru di Bandara Ngurah Rai sudah terjadi pada Jumat (3/1/2025). Sebanyak 80.326 orang mendarat dan terbang ke luar Bali. Sementara itu, jumlah pergerakan pesawat tercatat 7.690 atau naik 2 persen dibanding penerbangan saat Nataru 2023/2024.

Meski begitu, penumpang pesawat yang tiba di Bandara Ngurah Rai tetap ramai di tengah arus balik Nataru 2024/2025. Para penumpang yang mendarat di Bali saat arus balik itu memiliki beragam alasan, mulai dari urusan pekerjaan hingga liburan.

“(Ke Bali) ingin liburan saja di sini,” kata Dea, salah seorang penumpang asal Palangkaraya, Kalimantan, saat ditemui di Bandara Ngurah Rai, Minggu (5/1/2025).

Pantauan detikBali, Terminal Domestik Bandara Ngurah Rai tampak ramai pada pukul 09.00 Wita dan pukul 14.00 Wita. Prediksi puncak kedatangan para penumpang hari ini terjadi pada pukul 16.00 Wita dan 18.00 Wita. Jumlah totalnya diprediksi mencapai 1.487 orang.

“Sengaja ke Bali (saat arus balik) karena baru dapat libur kerja sejak tanggal 1 Januari 2025. Rencana, seminggu di sini,” kata Dea.

Dea memilih berlibur ke Pulau Dewata saat arus balik agar tidak kesulitan saat mencari tiket pesawat. Menurutnya, banyak orang yang terbang ke luar Bali saat arus balik.

“Tadi saya mendarat sekitar jam setengah empat. Saya nggak kesulitan dapat tiket ke sini,” imbuh Dea.

Penumpang lainnya, Teddy Permana (31), setali tiga uang. Penumpang asal Karawang, Jawa Barat, itu sengaja berlibur ke Bali saat arus balik agar lebih mudah mendapatkan tumpangan di Bali.

“Tahun lalu, saat malam tahun baru, saya nggak dapat persewaan mobil. Penuh. Makanya, tahun sekarang pas orang pada pulang, kami baru liburan,” ujar Teddy.

Selain lebih leluasa liburan di Bali saat arus balik, jadwal liburnya sebagai wiraswasta juga lebih fleksibel. Walhasil, Teddy pun tidak kesulitan mencari tiket pesawat ke Bali.

Berbeda dengan Reyhan (25). Penumpang pesawat yang juga asal Karawang itu mengaku bekerja di Jimbaran, Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Dia baru saja mendarat pukul 16.00 Wita. Reyhan mengatakan jadwal liburnya berakhir hari ini.

“Memang sudah masuk kerja. Saya kerja di Jimbaran,” kata Reyhan. (dtc/sb)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER