Senin, Juli 22, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bertambah Lagi, Korban Meninggal Kebakaran Gudang Gas Cargo

DENPASAR – Bertambah lagi, korban meninggal dunia akibat kebakaran Gudang Gas, di Komplek Pergudangan Cargo Taman II Ubung, Denpasar Utara, yang di update humas RSUP Prof Ngoerah, Jumat (14/6/2024).

Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Prof Ngoerah, dr Affan Priyambodo P., Sp,BS (K), mengatakan ada tambahan 4 pasien meninggal korban akibat luka bakar, dimana sebelumnya ada 6 orang. Sehingga total sudah 10 orang pasien meninggal dunia usai menjalani perawatan hingga per hari ini, Pukul 18.00 Wita.

“Dari total 17 pasien yang mendapat perawatan intensif pada unit luka bakar, total sudah ada 10 orang pasien meninggal akibat kebakaran gudang gas sejak 9 Juni 2024,” pungkasnya.

Keempat pasien meninggal terkini, bernama Danu Sembara (36 tahun) asal Tembokrejo Muncar Banyuwangi Jawa Timur, meninggal pada 13 Juni 2024, Pukul 23.05 Wita, akibat luka bakar mencapai 79 persen.

Yang kedua, Eko Budi Santoso (37 tahun) asal Cepogo Kembang Jepara, Jawa Tengah, meninggal pada 14 Juni 2024, Pukul 05.40 Wita, akibat luka bakar mencapai 80 persen.

Yang ketiga bernama, M. Umar Effendi  (33 th) meninggal pada 14 Juni 2024, Pukul 10.45 Wita, akibat luka bakar mencapai grade 71 persen.

Keempat bernama, Yolla Aldy Zoellyanto (45 th) meninggal pada 14 Juni 2024, Pukul 14.55 Wita, akibat luka bakar mencapai grade 45,5 persen.

Keempat pasien tersebut, kata dia, rata-rata mengalami fase akut atau fase trauma jalan nafas dan fase penangan syok.

Sementara, untuk 7 orang pasien yang hingga saat ini menjalani perawatan di unit luka bakar dalam kondisi kritis. Karena, semua pasien menggunakan alat bantu pernapasan dan menjalani fase akut atau resusitas cairan dan perbaikan keadaan umum pasien.

Untuk rencana tindakan lanjutan terhadap kesembilan pasien ini, kata dia, tetap memperbaiki keadaan umum pasien serta perawatan luka.

“Ketujuh pasien yang menjalani perawatan ini dalam keadaan kritis dan masih dilakukan penanganan luka bakar,” jelasnya.

Berdasarkan data terkini, sudah ada 11 orang korban, akibat kebakaran gudang gas di Komplek Pergudangan Cargo Taman II Ubung, Denpasar Utara, yang meninggal dunia.

Tercatat ada satu pasien meninggal pada 12 Juni 2024, Pukul 06.30 wita, setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Wangaya, Denpasar, yang mana korban bernama Katiran, seoranb warga Desa Tembokrejo Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur. Korban, megalami luka bakar mencapai grade 57 persen.

Kemudian 10 pasien korban kebakaran gudang gas juga meninggal saat mendapatkan perawat di RSUP Prof Ngoerah yakni:

  1. Edy Herwanto (43 th) warga Desa Tembok Rejo Kec Muncar, Banyuwangi Jawa Timur meninggal pada 10 Juni 2024 pukul 02.00 wita, akibat mengalami luka bakar dengan grade 85 persen.
  2. Purwanto (43th) warga Sidomulyo Sumber Beras, Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur, meninggal pada 10 Juni 2024 Pukul 13.45 wita, akibat mengalami luka bakar dengan grade 74 persen.
  3. Yudis Aldyanto (33 th) meninggal dunia pada 11 Juni 2024, pukul 03.10 Wita, dengan luka bakar dengan grade 88 persen.
  4. Petrus Jewarut (31 Tahun) meninggal dunia pada 11 juni 2024, pukul 21.30 wita, akibat luka bakar dengan grade 80 persen.
  5. Robiaprianus Amput (23 th) asal Desa Golo Lajang Kecamatan Pacar, Labuan Bajo, meninggal dunia pada 12 Juni 2024, Pukul 10.30 Wita, dengan luka bakar grade II AB 87 persen.
  6. Yoga Wahyu Pratama (24th) warga Muncar Baru Banyuwangi, meninggal dunia pada 12 juni 2024, pukul 19.14 wita, mengalami luka bakar dengan grade 81 persen.
  7. Danu Sembara (36 th) asal Tembokrejo Muncar Banyuwangi Jawa Timur, meninggal pada 13 Juni 2024, Pukul 23.05 Wita, akibat luka bakar mencapai 79 persen.
  8. Eko Budi Santoso (37 th) asal Cepogo Kembang Jepara, Jawa Tengah, meninggal pada 14 Juni 2024, Pukul 05.40 Wita, akibat luka bakar mencapai 80 persen.
  9. M. Umar Effendi (33 th) meninggal pada 14 Juni 2024, Pukul 10.45 Wita, akibat luka bakar mencapai grade 71 persen.
  10. Yolla Aldy Zoellyanto (45 th) meninggal pada 14 Juni 2024, Pukul 14.55 Wita, akibat luka bakar mencapai grade 45,5 persen. (WIR)
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER