Senin, Juni 17, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pasangan WNA Langgar Keimigrasian Dipindahkan Ke Rudenim Denpasar

DENPASAR – Pasangan warga negara asing (WNA) berinisial CGN (pria 37 tahun) asal Spanyol dan ATL (wanita 24 tahun) asal Kolombia ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar. Sebelumnya, pasangan WNA tersebut didetensi pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai setelah Kepolisian Kuta Selatan menyerahkannya, Jumat (7/6/2024).

Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai Suhendra, dalam keterangannya, Senin (10/6/2024) menyatakan, pemindahan kedua WNA tersebut, sembari menunggu proses pendeportasian.

“CGN dan ATL telah melakukan pelanggaran keimigrasian sebagaimana pasal 75 Ayat (1) UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, dan terhadap yang bersangkutan akan dikenai Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) berupa deportasi dan namanya diusulkan masuk dalam daftar penangkalan,” pungkas Suhendra.

Penindakan terhadap pasangan WNA tersebut berawal pada Kamis (6/6/2024) malam, Kepolisian Sektor (Polsek) Kuta Selatan mengamankan pasangan WNA setelah menerima laporan masyarakat terkait adanya WNA yang tidak membayar tanpa alasan di sebuah tempat makan di Kawasan Ungasan.

Setelah diamankan oleh kepolisian, terungkap bahwa banyak korban lain dengan modus serupa yang dilakukan oleh pasangan WNA tersebut. Pasangan WNA tersebut berdalih tidak memiliki uang tunai dan tidak dapat bertransaksi pembayaran secara online sehingga menunggu kiriman uang dari keluarga untuk membayar. Berdasarkan keterangan kepolisian, terdapat 5 tempat makan dan 1 tempat penginapan dengan lama 20 hari yang tidak dibayar oleh pasangan WNA tersebut.

Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan oleh Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Imigrasi Ngurah Rai, CGN dan ATL masuk ke wilayah Indonesia pada 13 Mei 2024 melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menggunakan Visa on Arrival (VOA) dengan tujuan untuk berlibur. (WIR)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER