JEMBRANA – Bupati Jembrana I Nengah Tamba akan menyulap Pelabuhan Gilimanuk laiknya bandara. Dari sisi fasilitas, seperti ruang tunggu, restoran, kios-kios UMKM, hingga hotel transit dibuat untuk mendukung wajab baru pelabuhan.
Tak cuma itu, Pelabuhan Gilimanuk juga akan diperluas dan dibagi dua yang digarap masing-masing oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana dan ASDP.
“Karena kami menargetkan wisatawan yang datang ke Jembrana di tahun-tahun mendatang, kalau sudah dibuka (tol), paling tidak 15 juta wisatawan datang ke Jembrana. Domestiknya yang sangat kami harapkan,” ujarnya seusai Sidang Paripurna DPRD Bali, Jumat (19/5/2023).
Adapun, desain Pelabuhan Gilimanuk, kata Tamba, akan dibuat menarik untuk wisatawan domestik. “Kami mau (desain) yang representatif. Jadi, tidak lagi tol atau pelabuhan yang biasa-biasa saja,” lanjutnya.
Selain itu, Tamba menjelaskan akan ada sistem manifest penumpang, di mana penumpang akan dipanggil untuk memasuki kapal penyeberangan.
Sebelumnya diberitakan Pelabuhan Jembrana akan direnovasi. Pelabuhan yang jadi pintu masuk ke Pulau Dewata lewat jalur laut itu akan dibangun seperti bandara. “Pelabuhan Gilimanuk akan menjadi pelabuhan bertaraf internasional,” imbuhnya, Senin (15/5/2023).
Di Pelabuhan Gilimanuk, masyarakat yang akan menyeberang menuju Pulau Jawa bisa beristirahat. Penumpang juga tidak akan kebingungan mencari kapal dan dermaga karena nantinya pengelola pelabuhan akan menyiarkan informasi tersebut.
“Sistemnya nanti seperti bandara, penumpang akan diarahkan ke pelabuhan didukung dengan fasilitas tiket online sesuai jadwal keberangkatan (kapal),” ungkap politikus partai Demokrat itu. (BIR/iws/dtc)