Jumat, Juli 19, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pelindo dan Sarinah Komitmen Wujudkan Pelaku UMK Indonesia Tembus Pasar Ekspor

BADUNG – Dua perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) bersama PT Sarinah, berkomitmen mewujudkan para pelaku Usaha Mikro dan Usaha Kecil (UMK) di Indonesia agar mampu menembus pasar luar negeri (ekspor).

Komitmen ini terbukti, ketika dua perusahaan pelat merah, menggelar program inkubasi dan pelatihan pengembangan usaha kepada 50 pelaku UMK yang diadakan di The Patra Bali, Kuta, Kabupaten Badung, Senin (14/8/2023).

“Melalui kegiatan ini kami harapkan pelaku UMK dapat naik kelas dengan cara

meningkatkan brand image/awareness, yang bertujuan menjangkau pasar yang lebih luas,” kata Department Head TJSL Pelindo, Febrianto Zenny.

Dia mengungkapkan, selain pembinaan UMK dengan fokus orientasi utama kearah bisnis ekspor. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari kedepan ini juga sebagai eksekusi dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo.

Lebih lanjut Febrianto menerangkan, ke 50 pelaku UMK yang hadir ini memiliki beragam jenis usaha. Mulai dari fashion, kuliner (food & beverage), seni dan kerajinan tangan, hingga perhiasan.

“Mereka hadir setelah melewati proses kurasi atau penilaian. Ketika pendaftaran dibuka ada ratusan pelaku UMK yang mendaftar. Namun akhirnya kami melakukan penilaian berdasarkan jenis usaha, cakupan usaha serta potensi keberlanjutan usaha,” tuturnya.

Selanjutnya ke 50 UMK yang terpilih mengikuti berbagai program pelatihan. Seperti pembinaan secara langsung dari praktisi untuk kemudian difasilitasi dalam acara pameran, training dan sertifikasi, serta pemberian hibah bagi pengembangan usaha.

“Karena ini merupakan komitmen dari Pelindo untuk bersama-sama memberikan dampak positif

yang berkelanjutan bagi UMK Indonesia,” kata Febrianto.

Hal senada diungkapkan oleh Direktur Pengembangan Bisnis dan Ritel PT Sarinah, Selfie Dewiyanti, bahkan ia menyatakan kegiatan di Pulau Dewata merupakan sesi kedua. Sebab sebelumya  telah diselenggarakan di Jakarta pada April 2023 lalu.

“Saat di Jakarta, kami juga jaring sebanyak 50 pelaku UMK. Dari 50 UMK lalu kami seleksi hingga mengerucut ke 5 UMK terbaik, yakni Baline Chocolate; Agradaya; Epeni Galery; Sundanika Coffee; dan

Nadha Jabu Etnik,” terang Selfie sembari menambahkan kepada mereka yang terbaik, telah sukses menembuskan produk-produknya di beberapa

gerai ritel offline, seperti bandara, layanan duty-free Sarinah dan gerai khusus Sarinah Department Store Jakarta.(dre)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER