DENPASAR – Guna memastikan keamanan, kenyamanan, kelancaran serta keselamatan selama pelaksanaan arus Mudik dan Balik Lebaran Tahun 2025 atau 1446 Hijriah. Posko Terpadu Angkutan Lebaran di Kawasan Terminal Ubung, Denpasar, resmi dibuka, Jumat (21/3/2025).
Kadis Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan menjelaskan, dalam rangka kesiapsiagaan mudik dan balik Lebaran Tahun 2025 ini, Tim Gabungan yang terdiri dari berbagai unsur telah membentuk Posko Terpadu.
“Adapun Pos Terpadu yang disiagakan tersebar di empat lokasi, yakni Posko Terminal Ubung, Posko Uma Anyar, Posko Pelabuhan Serangan, dan Posko Pelabuhan Sanur,” katanya.
Lebih lanjut dijelaskan, Posko Terpadu ini terintegrasi komunikasinya dengan pos-pos yang ada di wilayah Kota Denpasar maupun daerah lainnya. Hal ini lantaran permasalahan transportasi tidak bisa dibatasi wilayah administrasi.
Guna mendukung pelaksanaan kegiatan yang optimal, turut disiagakan 106 Personil Gabungan dalam satu shift, sehingga untuk dua shift total personil yang disiagakan mencapai 212 orang dari berbagai unsur. Hal ini juga mengingat hari suci Lebaran berbarengan dengan hari suci Nyepi hal tersebut tentunya menjadi atensi yang perlu diintensifkan.
“Pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran Tahun 2025 kita mulai (H-7) sampai dengan (H+7), jadi bagi masyarakat yang hendak mudik dan membutuhkan informasi dapat menuju Posko Terpadu terdekat, dan kami mengingatkan masyarakat dan operator angkutan agar mengecek kendaraan agar dipastikan laik jalan, dan merencanakan perjalanan dengan baik yang berkeselamatan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa usai memimpin Apel Gelar Pasukan meninjau kesiapan angkutan BUS, Posko Terpadu, Tim Kesehatan, Ketersediaan Obat dan Posko Basarnas. Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan 40 motor listrik kepada petugas yang digunakan untuk meninjau titik rawan macet di Kota Denpasar.
“Hal penting guna mendukung kelancaran dan keselamatan arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini. Seperti halnya manajemen rekayasa lalu lintas yang berkeselamatan, sarana angkutan yang berkeselamatan, kesiapan Terminal Dan Pelabuhan yang menjamin keselamatan para penumpang dan jalan yang berkeselamatan,” ucap Kadek Agus Arya Wibawa.
Dia berharap, kolaborasi TNI/Polri dan OPD terkait dalam memantau di pusat-pusat kegiatan ekonomi masyarakat , terminal , pelabuhan untuk mencegah agar tidak ada kriminal di Kota Denpasar. Selain itu, antisipasi cuaca buruk, bencana serta mengecek kesehatan dan menjamin penumpang tercover asuransi di dalam melakukan perjalanannya juga penting untuk dilaksanakan.
“Tentu kami sangat berterimakasih atas kerjasama dan sinergitas semua pihak yang terlibat, semua ini kami harapkan agar Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2025 di Kota Denpasar dapat berjalan dengan aman, nyaman, lancar, tertib, teratur dan selamat,” ujarnya.(WIR)