BULELENG – Kapal pesiar kembali merapat di Kabupaten Buleleng, Bali. Terbaru Kapal Pesiar MS Ocean Odyssey bersandar di Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Jumat (3/2/2023).
MS Ocean Odyssey menjadi kapal pesiar pertama yang berkunjung ke Buleleng pada tahun 2023. Setelah sebelumnya Kapal Pesiar Genting Dream sandar pada Desember 2022.
Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kabupaten Buleleng Gede Dody Sukma Oktiva mengatakan kedatangan kapal pesiar tentu disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng. Kapal pesiar berpenumpang 122 wisatawan tersebut tiba di Bali melalui Pelabuhan Celukan Bawang pada Jumat (3/2/2023) pukul 07.00 Wita.
“Ini kapal rute Asia tapi penumpangnya mancanegara. Tentu kami sangat berbahagia karena ini merupakan kunjungan kapal pesiar yang pertama di tahun ini,” kata Kadispar Kabupaten Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva, Jumat (3/2/2023).
Dody menjelaskan kapal tersebut hanya bersandar satu hari di Buleleng. Kemudian melanjutkan perjalanannya ke Gili Trawangan sekitar pukul 15.00 Wita.
Selama berada di Buleleng mereka pun telah mengunjungi sejumlah Daya Tarik Wisata (DTW) di Kabupaten Buleleng. Di antaranya Museum Gedong Kirtya, Klenteng Ling Gwan Kiong, sekitaran area Pelabuhan Tua Buleleng, Pura Beji Sangsit, kemudian beristirahat untuk makan siang di Hotel Sunari Kutus-Kutus Lovina.
“Jam 3 sore sudah berangkat menuju Gili Trawangan. Rutenya dari Asia, kedatangan kapal ini menjadi salah satu indikator peningkatan animo wisatawan yang datang ke Buleleng,” jelasnya.
Dody menambahkan pada Februari mendatang kapal yang sama juga akan bersandar lagi di Pelabuhan Celukan Bawang. Dilanjutkan pada April dengan kapal pesiar yang lebih besar dari Holland American Line yang memiliki penumpang sekitar 2.000 wisatawan.
Mereka juga dijadwalkan akan mengunjungi ujung timur Kabupaten Buleleng. Salah satunya Desa Sembiran. “Februari ini kapal yang sama akan mendarat lagi. Kemudian sekitar April Holland American Line akan merapat di Celukan Bawang. Senin melakukan survei lokasi yang akan didatangi, tertarik juga ke wilayah timur di Desa Tua Sembiran dan Desa Julah,” pungkasnya.
Dodi berharap, momentum kunjungan wisatawan melalui kedatangan kapal pesiar ini bisa meningkatkan perekonomian. Khususnya di sektor pariwisata yang sempat terpuruk selama dua tahun akibat pandemi Covid-19. (nor/bir/dtc)