Sabtu, April 5, 2025
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Warga Penyaringan Krisis Air Bersih

JEMBRANA – Warga Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, mengalami krisis air bersih sudah setengah tahun terakhir. Akibatnya, warga terpaksa swadaya mencari sumber air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Diketahui, jalur distribusi air di Desa Penyaringan terkena banjir bandang pada Oktober 2022 lalu. Perbekel Penyaringan I Made Dresta mengatakan sejak sumber air dan pipa PDAM rusak, warga di delapan banjar tidak lagi mendapatkan pasokan air.

Banjar-banjar yang terdampak adalah Tibu Beleng Tengah, Tibu Beleng Kaler, Pangkung Kwa, Tibu Tanggang, Penyaringan, Yeh Buah, Yeh Mecebur, dan Tibu Beleng Kelod. “Hingga saat ini pelayanan PDAM belum tersedia, sudah lebih dari setengah tahun,” tuturnya saat dikonfirmasi detikBali, Kamis (8/6/2023).

“Dalam penanganan sementara (PDAM yang rusak), karena air merupakan kebutuhan utama. Warga yang terdampak mencari sumber air secara swadaya dengan membentuk kelompok-kelompok kecil,” lanjut Dresta.

Di Banjar Tibu Beleng Kaler, misalnya, warga mendapatkan bantuan pipa dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Tadinya, banjar ini juga mendapat bantuan dari program penyediaan air minum dan sanitasi (Pamsimas) yang telah dipasang seusai banjir.

“Namun, pasokan air kembali terputus diakibatkan banjir susulan. Oleh karenanya, warga melakukan swadaya dengan mengangkat air dari mata air, seperti sungai, lewat desa adat. Hal ini juga yang terjadi di banjar-banjar yang terdampak,” terang Dresta.

Adapun, dari dua sumber air gravitasi yang dimanfaatkan oleh PDAM dari hutan, sambung dia, salah satunya hancur. Karenanya, PDAM berencana mengambil sumber air di sisa satu sumber yang masih tersedia, hanya saja diperlukan biaya yang cukup besar.

“Untuk desa, sudah mengalokasikan bantuan tiga bak penampungan air kapasitas 3.000 liter. Bak yang merupakan aset desa ini nantinya dibagikan ke kelompok-kelompok warga yang membutuhkan,” terang Dresta.

Direktur Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Amerta Jati Gede Puriawan membenarkan salah satu desa yang terdampak krisis air bersih di Kecamatan Mendoyo ialah Desa Penyaringan.

Bahkan, di desa terluas di Kecamatan Mendoyo ini tercatat ada sekitar 800 keluarga (KK) pelanggan PDAM yang terdampak di delapan banjar. “Dampak dari banjir bandang tahun lalu. Jadi, sumber air minum untuk pipa kami rusak dan terbawa banjir,” ungkap Puriawan. (BIR/iws/dtc)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER