JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini meninjau langsung pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Sekolah Kedinasan Tahun 2025 di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jakarta, Senin (11/8/2025).
Proses seleksi yang berlangsung hingga 26 Agustus 2025 ini menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) untuk menjamin objektivitas dan transparansi. Hasil tes dapat dilihat secara langsung oleh peserta sesaat setelah ujian selesai.
“Setiap peserta akan langsung tahu berapa skor yang telah mereka peroleh. Tidak ada joki, tidak ada nepotisme dalam proses seleksi ini,” tegas Rini usai peninjauan.
Hari pertama SKD diikuti sekitar 5.000 peserta yang mendaftar di berbagai instansi penyelenggara sekolah kedinasan. Pemerintah menyediakan total 3.252 formasi CPNS 2025 yang tersebar di tujuh sekolah kedinasan di bawah tujuh kementerian/lembaga.
Menurut Rini, peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis sekaligus mengawal integritas proses seleksi. Ia menegaskan seleksi dilaksanakan ketat untuk menutup celah kecurangan dan menghasilkan aparatur sipil negara (ASN) berkualitas.
“Seleksi ini sejalan dengan arahan Presiden dalam Asta Cita, khususnya penguatan SDM dan reformasi birokrasi, agar pelayanan publik semakin profesional, adaptif, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Menteri PANRB juga mengingatkan peserta untuk tetap percaya diri, jujur, dan tidak tergoda menggunakan bantuan pihak lain. “Hanya kalian yang bisa menolong diri sendiri. Hasil tes terlihat secara real time, transparan, dan akuntabel,” tambahnya.
Berdasarkan jadwal, pengumuman hasil SKD berlangsung pada 27–31 Agustus 2025. Tahap seleksi lanjutan digelar pada 15–16 September 2025, dan pengumuman kelulusan akhir oleh kementerian/lembaga penyelenggara dijadwalkan pada 7–18 September 2025. (MK/SB)






