NUSANTARA — Program pembinaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dilakukan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mulai menunjukkan hasil nyata. Salah satu kelompok binaannya, Nusarasa, kini makin eksis dan berkontribusi dalam berbagai kegiatan besar di kawasan IKN, khususnya di wilayah Sepaku.
Kelompok UMKM yang dipimpin Lailatul Yulifah ini awalnya dikenal melalui ajang cooking class competition, di mana mereka berhasil menjadi pemenang di salah satu kategori. Sejak itu, Nusarasa sering mendapat kesempatan tampil di berbagai event bergengsi OIKN.
Terbaru, Nusarasa dipercaya menjadi penyaji cookies dalam acara Pemecahan Rekor MURI Penanaman Kopi Liberika dengan Peserta Terbanyak di IKN yang digelar akhir pekan lalu. Dalam kesempatan tersebut, mereka sukses mengolah 1.500 keping cookies berbahan kopi Liberika.
“Alhamdulillah kita sering dikasih orderan setelah pelatihan,” sebut Yuli yang juga perangkat Desa Suka Raja.
Secara ekonomi, hasil pelatihan yang mereka ikuti, rupanya pelan-pelan kini menunjang perekonomian masing-masing. Pun, menambah relasi dan kegiatan positif. Nusarasa ini terdiri dari 7 orang, enam perempuan, dan satu laki-laki.
Keuntungan yang didapat, mereka bagi bagi hasil. Seperti saat kegiatan penanaman pohon kopi Liberika 1.010 saat itu, mereka mengantongi sedikitnya Rp9 juta. Dengan menyajikan kue cookies dipadupadankan dengan rasa kopi Liberika.
Mereka rupanya tak cuma jago olah kue. Sajian kudapan juga pernah mereka sajikan. Intinya, apa yang mereka sajikan, tergantung permintaan.
Meski terus berkembang, kelompok ini masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terbatasnya peralatan produksi. Saat ini, mereka masih bergantian menggunakan oven kecil milik masing-masing anggota dan berpindah tempat produksi dari rumah ke rumah.
“Karena masih kurang. Untuk sementara kita masih pakai yang kecil-kecil,” jelasnya.
Harapannya, ke depan dapat menggunakan peralatan kue yang lebih canggih. Sebab, pesanan kue sudah mulai banyak, 450-1.000 per pesanan.
“Jadi kita membutuhkan peralatan yang jauh lebih baik, bahan lebih banyak, supaya sajian dan variasi kue jadi lebih bagus,” terangnya.
Selama ikut pameran, mereka mengaku senang. Apalagi setelah jam terbang mulai tinggi, mereka sering dilibatkan dalam event di IKN. “Wah, terima kasih sekali dah pokoknya buat OIKN,” ucap Bayah, anggota lainnya. (MK/SB)






