Jalan KIPP 1B–1C IKN Nyaris Rampung, Investor Diminta Segera Bangun

NUSANTARA – Pembangunan jaringan jalan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1B–1C di Ibu Kota Nusantara nyaris tuntas. Tujuh paket proyek jalan strategis dilaporkan telah mencapai progres 99 hingga 100 persen, menandai kesiapan konektivitas di jantung Nusantara sekaligus menjadi sinyal kuat agar proyek-proyek yang telah groundbreaking segera direalisasikan.

Rampungnya jaringan jalan ini membuat hampir seluruh kawasan inti saling terhubung dengan akses yang memadai. Jalur-jalur tersebut menopang kawasan strategis, mulai dari pendidikan, kesehatan, hunian vertikal aparatur sipil negara, hingga kawasan perbankan dan pusat keuangan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, sebelumnya menegaskan bahwa selesainya infrastruktur jalan tidak boleh lagi menjadi alasan bagi investor yang telah melakukan groundbreaking untuk menunda pembangunan. Ia mengibaratkan relasi infrastruktur dan investasi seperti ayam dan telur.

“Kalau ini (pembangunan jalan) adalah ayamnya, maka bapak harus bertelur,” tegas Basuki di hadapan pelaku usaha saat penandatanganan kontrak paket pembangunan jalan di kantor OIKN pada 2025 lalu.

Adapun rincian progres masing-masing paket pembangunan adalah sebagai berikut:

  1. Paket A dengan progres 99 persen, merupakan jalan Seksi 1 sepanjang 1,3 kilometer yang menghubungkan hunian vertikal ASN 1 menuju Lapangan PSSI.
  2. Paket B dengan progres 100 persen, merupakan jalan Seksi 2 sepanjang 1,9 kilometer yang melewati sejumlah persil strategis, termasuk Sekolah Al-Azhar.
  3. Paket C dengan progres 100 persen, merupakan jalan Seksi 3 sepanjang 1,8 kilometer yang melayani akses menuju kawasan pendidikan, seperti Sekolah Taruna Nusantara.
  4. Paket D dengan progres 100 persen, merupakan jalan Seksi 5 sepanjang 2,2 kilometer yang mendukung konektivitas antar kawasan persil investasi pergudangan Sunhub.
  5. Paket E dengan progres 99 persen, merupakan jalan lingkar PSSI sepanjang 2,2 kilometer yang menghubungkan Lapangan PSSI dengan RS Mayapada.
  6. Paket F dengan progres 100 persen, merupakan jalan sepanjang 2,5 kilometer yang menghubungkan sisi samping dan lanjutan Jalan Tol Seksi 6C, melewati persil menuju RS Abdi Waluyo serta terhubung dengan exit Tol Pulau Balang.
  7. Paket G dengan progres 100 persen, merupakan jalan Seksi 4 sepanjang 1 kilometer yang mengarah ke Sekolah Taruna Nusantara.

Pembangunan Jalan 1B dan 1C ini menjadi elemen penting dalam mewujudkan sistem akses lintasan yang terintegrasi, aman, dan efisien di KIPP IKN. Proyek tersebut tidak hanya mencakup pembangunan dan peningkatan badan jalan, tetapi juga pembangunan Multi Utility Tunnel (MUT) sebagai jalur utilitas terpadu.

Dengan tersedianya MUT, jaringan pendukung seperti listrik, air bersih, dan utilitas lainnya dipastikan dapat langsung masuk dan terintegrasi. Hal ini memperkuat kesiapan kawasan inti IKN sebagai pusat pemerintahan dan aktivitas ekonomi baru yang dirancang modern, efisien, dan berkelanjutan. (MK/SB)

 

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER