Ferrari hingga Hermes Mejeng di CFD Jakarta, Kejagung Kenalkan Lelang Aset Rampasan Negara

JAKARTA — Kawasan Car Free Day (CFD) di sekitar Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (10/5/2026), mendadak dipenuhi deretan aset mewah hasil sitaan dan rampasan negara yang dipamerkan oleh Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung RI.

Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Ferrari 488 dengan nilai pembukaan lelang mencapai Rp6,5 miliar. Selain itu, terdapat Ducati Superleggera V4 yang dibanderol mulai Rp1,4 miliar, Harley Davidson Road Glide, hingga Porsche 911 berwarna silver.

Tak hanya kendaraan, pengunjung CFD juga dapat melihat langsung koleksi barang mewah lainnya seperti tas Hermes, Dior, dan Louis Vuitton. Sejumlah perhiasan hingga lukisan emas turut dipamerkan sebagai bagian dari aset yang akan dilelang.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian menuju BPA Fair 2026 yang akan digelar pada 18–21 Mei mendatang. Melalui acara ini, Kejaksaan ingin memperkenalkan proses lelang aset negara kepada publik sekaligus meningkatkan transparansi pengelolaan barang rampasan hasil tindak pidana.

Kepala Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI, Kuntadi, mengatakan kegiatan di ruang publik seperti CFD dipilih agar masyarakat lebih mengenal fungsi dan tugas BPA dalam pengelolaan aset hasil tindak pidana.

“BPA sudah hadir sejak dua tahun lalu dan sudah banyak melakukan penjualan barang. Namun ternyata masih banyak masyarakat yang belum mengetahui keberadaan maupun fungsi Badan Pemulihan Aset. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini kami ingin lebih membuka diri kepada masyarakat,” ujar Kuntadi.

Menurutnya, BPA Fair bukan sekadar ajang pameran barang lelang, melainkan juga bagian dari upaya mempercepat pemulihan kerugian negara dan pengembalian hak korban kejahatan melalui mekanisme lelang yang transparan.

Ia menjelaskan, masyarakat tidak hanya bisa melihat aset-aset yang dipamerkan, tetapi juga mempelajari langsung proses lelang. Bahkan, pengunjung diberi kesempatan membuat akun lelang secara langsung di lokasi dengan pendampingan petugas.

“Pengunjung bisa melihat langsung beberapa barang yang akan dilelang, mengenal bagaimana proses lelang berlangsung, bahkan bisa membuat akun lelang di tempat (on the spot) yang akan dibantu oleh petugas,” katanya.

BPA Fair 2026 sendiri menjadi bagian dari strategi Kejaksaan Agung untuk meningkatkan keterbukaan pengelolaan aset sitaan negara sekaligus memperluas partisipasi publik dalam proses lelang resmi pemerintah.

Penulis : Fajri
Editor : Muhammad Rafi’i

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER