Selasa, Juni 25, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Antisipasi Dampak El Nino, TPID Denpasar Pantau Stok Beras Bulog

DENPASAR – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Denpasar melaksanakan pemantauan dan monitoring stok beras di Gudang Perum Bulog Sempidi, Jumat (15/9/2023). Pelaksanaan pemantauan ini merupakan langkah antisipasi guna menjaga stabilitas stok beras akibat El Nino.

“Kami melakukan pemantauan stok beras di gudang Bulog sebagai langkah proaktif mengantisipasi jika terjadi potensi inflasi,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar, AA Gde Risnawan, didampingi Kabag Perekonomian Setda Kota Denpasar I Wayan Putra Sarjana dan Asisten Manager Bagian Pengadaan Perum Bulog Kantor Wilayah Bali Danang Krisnantoko.

Dia menyampaikan bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memprediksi kemunculan fenomena El Nino. Munculnya fenomena ini membuat kekhawatiran  akan dampak yang ditimbulkan terhadap ketahanan pangan yakni beras. Pemantauan dilakukan di Gudang Bulog, Sempidi serta memastikan ketersediaan pasokan beras, kelancaran distribusi, hingga stabilitas harga beras.

Sementara itu, Kepala Gudang Bulog Sempidi, Made Witantra, menginformasikan bahwa saat ini terdapat stok beras sebanyak 747.370 kg (747,37 ton) di Gudang Bulog Sempidi. Selanjutnya, dalam 10 hari ke depan, akan datang pasokan beras sejumlah 2.000 ton dari Banyuwangi, Jawa Timur, dan NTB. Harga beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pasar (SPHP) di Bulog adalah Rp.9.950, sementara Harga Eceran Tertinggi (HET) beras SPHP di pasaran adalah Rp. 10.900.

“Berdasarkan hasil pemantauan, ketersediaan beras di Gudang Bulog Sempidi saat ini mencukupi untuk memenuhi kebutuhan dua bulan ke depan, dengan distribusi beras berjalan lancar,” ujarnya sembari menyampaikan seluruh Bali kini memiliki 99 unit TPK dan 300 Rumah Pangan Kita (RPK), yang terdistribusi di pasar tradisional dan rumah-rumah¬†penduduk.(WIR)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER