Jumat, Juli 19, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bawaslu Denpasar Gerak Cepat Isi Kekosongan 3 Kursi Panwascam

DENPASAR – Jelang Pemilu 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Denpasar, gerak cepat mengisi kekosongan 3 kursi Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) di Denpasar.

Perekrutan ini dengan rincian masing-masing 1 kursi untuk Kecamatan Denpasar Timur (Dentim), 1 kursi di Kecamatan Denpasar Selatan (Densel) dan 1 kursi Kecamatan Denpasar Utara (Denut)

“Hari ini kami, telah memanggil 7 calon kandidat yang diwawancarai guna dipersiapkan mengisi Pergantian Antar Waktu (PAW) posisi Panwascam tersebut,” kata Ketua Bawaslu Denpasar, Putu Hardy Sarjana, saat ditemui di kantornya, Jalan Melati No. 18 Denpasar, Senin (28/8/2023).

Dia mengatakan untuk mengisi kekosongan, maka dari 7 calon yang dipanggil itu terbagi masing-masing 2 kandidat bersaing untuk berebut kursi Panwascam Dentim, 2 orang berebut kursi Panwascam Densel dan 3 orang bersaing raih kursi Panwascam Denut,” jelasnya.

Para kandidat ini telah sesuai mekanisme pengisian PAW yang diatur dalam Peraturan Bawaslu Nomor 4 Tahun 2022. Dimana mereka semua merupakan hasil perangkingan dari seleksi perekrutan Panwascam di tiap kecamatan yang dilakukan pada bulan Oktober 2022 lalu.

Dalam tes wawancara, ia mengatakan bertujuan menggali kesiapan dari semua kandidat, selain juga memastikan tidak adanya kandidat yang terafiliasi dengan partai politik.

“Sebab hal ini sangat penting demi menjaga marwah dan integritas lembaga pengawas Pemilu, karena Panwascam itu ialah perpanjangan tangan Bawaslu Kota di tingkat kecamatan. Maka kami perlukan kandidat yang sangat siap dan berintegritas,” tutur Putu Hardy sembari menambahkan selesai sesi wawancara pihaknya akan menggelar rapat pleno untuk segera menetapkan dan mengumumkan hasil kandidat yang lolos.

“Karena rencananya dalam minggu ini, kandidat yang lolos akan segera kami lantik menjadi PAW Panwascam,” tuturnya.

Lebih lanjut Putu Hardy memaparkan tingkat kerawanan di setiap kecamatan di Kota Denpasar yang merupakan barometer perpolitikan Bali dan hal ini perlu diatensi serius oleh para Panwascam.

“Terutama Kecamatan Denbar (Denpasar Barat) dan Densel, karena dua daerah ini memiliki penduduk yang padat dan heterogen, selain itu memiliki wilayah yang cukup luas,” jelasnya.

Seperti diketahui, perekrutan Panwascam di Kota Denpasar guna menambal kekosongan yang disebabkan “naik pangkatnya” seorang Panwascam Dentim yakni Putu Hardy Sarjana dan seorang Panwascam Denut yaitu Ni Wayan Eka Lestari yang lolos menjadi komisioner Bawaslu Denpasar periode 2023-2028.

Sementara untuk posisi seorang Panwascam Densel yang lowong karena kandidat terpilih sebelumnya baru saja mengundurkan diri.(Dre)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER