Sabtu, Juli 13, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Cegah Banjir, Aksi Bersih Sungai PUPR Denpasar Gandeng Komunikasi

DENPASAR – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar terus menggencarkan aksi bersih-bersih sungai. Kali ini, dengan menggandeng Komunitas Pancawara, giat kebersihan sungai menyasar sepanjang aliran sungai Tukad Buaji (Rangda) Kelurahan Panjer pada Minggu (27/8/2023).

“Pembersihan pada alur-alur sungai itu perlu secara rutin dilaksanakan karena sungai sungai tersebut adalah pengendali banjir utama (primer) di Kota Denpasar. Selain itu, kami juga melakukan pembersihan pada drainase, baik di sudut kota maupun drainase perumahan sebagai drainase sekunder,” kata Kepala Bidang SDA Dinas PUPR Kota Denpasar, Gandhi Dananjaya Suarka.

Selain sebagai langkah nyata menjaga kebersihan, kegiatan ini juga untuk mengedukasi warga agar selalu menjaga perilaku tidak membuang sampah ke aliran sungai. Adapun jenis kegiatan yang dilakukan pada pembersihan sungai, meliputi pengambilan sampah dengan jaring sampah, penggelontoran serta juga pengerukan sedimentasi sungai.

Dia menjelaskan, aksi bersih sungai ini adalah program rutin Bidang SDA. Dengan beranggotakan 90 orang personil lapangan yang tersebar di 4 kecamatan, setiap harinya bertugas menyusur beberapa lokasi sungai di Kota Denpasar untuk melaksanakan pembersihan.

“Hari ini kami bersinergi dengan Komunitas Pancawara untuk membersihkan Tukad Buaji di Kelurahan Panjer. Aksi bersih sungai ini adalah program rutin kami, dimana ada 5 sistem drainase inti Kota Denpasar yang menjadi fokus kami. Yakni, Tukad Badung, Tukad Ayung, Tukad Mati, Tukad Niti Mandala dan Tukad Pemogan,” ungkap Gandhi Dananjaya.

Selain pada sistem drainase inti, Gandhi menambahkan, ada juga sub atau anak anak sungai lainnya seperti Tukad Punggawa, Tukad Ngenjung, Tukad Buaji dan lainnya yang menjadi atensi jajaran Tim PUPR.

Gandhi Dananjaya juga berharap, gerakan aksi bersih sungai dapat juga didukung dengan kepedulian masyarakat untuk bersama sama menjaga lingkungan sungai demi mewujudkan Kota Denpasar bersih, lestari, sehat dan berbudaya.

“Tentu kami berharap dukungan masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan, sehingga sungai bersih akan menambah keindahan dan keasrian Kota Denpasar,”¬†ujarnya.(WIR)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER