JAKARTA — Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan pentingnya sinergi dan keterbukaan informasi antara eksekutif dan legislatif dalam mendorong percepatan transformasi pendidikan nasional. Hal tersebut disampaikan Hetifah saat menghadiri acara Taklimat Media “Gerak Cepat Pendidikan Bermutu untuk Semua” di Gedung Kemendikdasmen, Jakarta, Rabu (22/10/2025).
Menurut Hetifah, keterbukaan pemerintah terhadap DPR dan media menjadi kunci keberhasilan berbagai kebijakan strategis di sektor pendidikan. Ia menilai, kebijakan yang berdampak langsung kepada masyarakat tidak dapat berjalan optimal tanpa komunikasi lintas lembaga.
“Kami di DPR juga perlu terus mendapatkan informasi. Karena jika ada kebijakan strategis yang menimbulkan dampak luas, masyarakat pasti akan mengadu ke DPR. Jadi, keterbukaan dari Kemendikdasmen selama ini kami apresiasi,” ujar Hetifah.
Ia menambahkan, pola komunikasi yang dibangun oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) selama ini dinilai berbeda dibandingkan era pemerintahan sebelumnya, terutama karena lebih terbuka terhadap media dan lembaga legislatif.
“Beberapa pemerintahan melihat media dan DPR sebagai sesuatu yang perlu dihindari, tapi sekarang justru sebaliknya. Ini menunjukkan adanya good governance dan transparansi dalam pengambilan kebijakan,” tambahnya.
Hetifah juga mengapresiasi langkah cepat pemerintah dalam melakukan revitalisasi pendidikan, termasuk pemberian kepercayaan yang lebih besar kepada satuan pendidikan di daerah untuk berinovasi.
“Saya melihat langsung di lapangan, bagaimana perubahan metode dan kepercayaan yang diberikan kepada satuan pendidikan telah membawa semangat baru di dunia pendidikan,” kata legislator asal Kalimantan Timur tersebut.
Dalam sambutannya, Hetifah menegaskan Komisi X DPR RI siap mendukung kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan, baik melalui fungsi legislasi, pengawasan, maupun penganggaran.
“Kami berharap sinergi antara DPR dan pemerintah terus terjaga. Semua kebijakan yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan harus dikawal bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya. (MK/SB)






