NUSANTARA – Sebuah truk box bernomor polisi DA 8857 JH bermuatan paket milik salah satu perusahaan perdagangan elektronik mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Poros Semoi Dua–Samboja, tepatnya di jembatan besi yang dikenal masyarakat sebagai Jembatan Komeng, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 13.00 Wita.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, truk mengalami kerusakan cukup parah dan sempat menutup akses jalan sehingga memicu kemacetan panjang di kedua arah.
Sopir truk, Aan, mengungkapkan kecelakaan bermula saat kendaraannya melaju dari arah Balikpapan menuju Banjarmasin. Saat melintasi tanjakan sebelum lokasi kejadian, roda truk diduga menginjak bekas tumpahan solar sehingga kendaraan kehilangan traksi.
Tak lama kemudian, dari arah berlawanan muncul kendaraan lain. Untuk menghindari tabrakan, Aan mengaku membanting setir hingga truk akhirnya terguling di tengah jembatan.
Akibat posisi kendaraan yang melintang, arus lalu lintas di Jalan Poros Semoi Dua–Samboja sempat lumpuh.
Sejumlah warga bersama pengendara yang melintas kemudian membantu proses evakuasi. Sebuah kendaraan crane didatangkan untuk menarik badan truk ke tepi jalan. Setelah posisi kendaraan lebih aman, truk kembali ditegakkan menggunakan bantuan crane dan tali penarik sebelum akhirnya didorong ke bahu jalan.
Proses evakuasi berlangsung hampir 1 jam dan menyebabkan antrean kendaraan mengular hingga lebih dari 2 kilometer, baik dari arah Balikpapan maupun Samboja.
Setelah kendaraan berhasil dipindahkan ke tepi jalan, arus lalu lintas kembali berangsur normal.
Pada hari yang sama, proses evakuasi juga terlihat di ruas Jalan Poros Samboja–Semoi Dua, tepatnya di turunan sebelum Jembatan Petai sekitar Kilometer 7. Sebuah truk berwarna merah yang telah terguling selama beberapa pekan akhirnya dievakuasi menggunakan alat berat.
Karena posisi kendaraan berada di lereng yang cukup curam, petugas menggunakan eksavator untuk membuka akses agar truk dapat ditarik keluar dari lokasi. (MK/SB)






