JAKARTA — Executive Chairman B-Universe Enggartiasto Lukita menegaskan bahwa Indonesia memiliki kesempatan besar untuk menjadi pilar utama dalam pembentukan tatanan ekonomi dunia yang baru. Hal itu ia sampaikan dalam sambutannya pada Investor Daily Summit 2025: New Economic Order yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Rabu (8/10/2025).
Forum tahunan yang pertama kali diselenggarakan pada 2022 ini, kata Enggar, telah berkembang menjadi ruang refleksi dan dialog kebangsaan yang penting di tengah perubahan besar perekonomian global. Tahun ini menjadi edisi keempat, menandai keteguhan dan komitmen berbagai pihak untuk terus berpikir dan bekerja bagi kemajuan Indonesia.
“Forum ini sejak awal dimaksudkan untuk menggali dan menegaskan kembali arah ekonomi nasional, berbicara tentang investasi, pertumbuhan, dan kesejahteraan rakyat,” ujar Enggar.
Dalam sambutannya yang juga disampaikan sebagian dalam bahasa Inggris, Enggar menyambut kehadiran para pemimpin, menteri, ekonom global, dan mitra internasional. Ia menyebut pertemuan tahun ini digelar di masa ketika “bangsa-bangsa dan dunia usaha tengah menavigasi disorientasi ekonomi global yang belum pernah terjadi sebelumnya.”
Beberapa tokoh nasional hadir dalam forum ini, antara lain Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Keuangan Purboya Yudhi Sadewa, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Enggar menilai, momentum setahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadi titik penting dalam perjalanan ekonomi nasional di tengah turbulensi global.
“Kita bersyukur memiliki pemimpin yang sigap, berani, dan berpandangan jauh ke depan. Langkah besar Bapak Presiden mulai dari perjanjian dagang dengan Uni Eropa, Kanada, dan Peru hingga komitmen investasi strategis di berbagai sektor bukan sekadar diplomasi ekonomi, melainkan sejarah yang sedang ditulis,” ungkapnya.
Ia menambahkan, di panggung internasional, suara Indonesia kini menggema lebih kuat sebagai jangkar moral dan pusat keseimbangan dunia baru.
Mengusung tema besar “New Economic Order”, Enggar menilai dunia saat ini sedang menulis babak baru ekonomi global, dan Indonesia memiliki posisi strategis untuk mengambil peran utama bukan sekadar menjadi penonton.

“Dengan kekuatan sumber daya, posisi strategis, dan visi besar kepemimpinan nasional, Indonesia punya peluang menjadi pilar utama dalam tatanan ekonomi baru dunia,” tegasnya.
Investor Daily Summit 2025 terselenggara melalui kolaborasi antara Investor Daily, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, dan berbagai mitra strategis lainnya. Kolaborasi itu, kata Enggar, merupakan manifestasi nyata arah pembangunan nasional: memperkuat hilirisasi, memperluas investasi, dan menggerakkan ekonomi rakyat.
“Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Rosan Roslani atas arah dan pandangannya yang menjadi lokomotif penyelenggaraan forum ini,” pungkasnya. (MK/SB)






