Senin, Mei 20, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Jelang Hari Raya Galungan, Pasokan LPG 3kg Ditambah

DENPASAR – Guna mengantisipasi lonjakan permintaan jelang pelaksanaan hari Raya Galungan di Provinsi Bali. Pertamina menambah pasokan LPG ukuran tiga kilogram.

“Jelang Hari Raya Galungan di Bali, kami lakukan antisipasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang merayakan hari besar, diantaranya dengan melakukan extra dropping atau penambahan pasokan serta percepatan penyaluran LPG ke pangkalan – pangkalan resmi dengan jumlah total sekitar 263.200 tabung,” kata Area Manager Communication Relation and CSR  Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi, pada Senin (26/2/2024).

Lebih lanjut dikatakan, peningkatan konsumsi jelang hari raya Galungan di Provinsi Bali diperikirakan sekitar 14% dari penyaluran normal harian dengan rata-rata konsumsi sejumlah 775 MT atau sekitar 258.333 tabung.

Dia menjelaskan, untuk stok LPG sendiri, di Provinsi Bali ditopang oleh Integrated Terminal Manggis sebesar 5.165 MT (metrik ton) atau sekitar 6,5 kali lipat dibandingkan dengan konsumsi normal.

Kemudian, penambahan pasokan ini dilakukan secara bertahap menjelang hari raya Galungan dan hari raya keagamaan selanjutnya di Bali. Terbanyak dipasok di daerah Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Gianyar dan Tabanan yakni sebesar 55,3% persen dari penambahan didasarkan pada proyeksi peningkatan konsumsi di wilayah tersebut.

”Pertamina menjamin ketersediaan stok LPG di pangkalan-pangkalan resmi dan kami menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying atau pembelian secara berlebihan dan disarankan untuk membeli sesuai dengan kebutuhan,” jelas Ahad.

Sebagi informasi  untuk jalur distribusi resmi paling akhir LPG 3 Kg bersubsidi berada di pangkalan sesuai dg peraturan menteri ESDM no 28 th 2021 tentang penyaluran  dan pendistribusian LPG, bahwa fungsi pengawasan Pertamina sebagai badan usaha yg ditunjuk untuk menyalurkan  LPG bersubsidi adalah mulai dari agen hingga pangkalan. Artinya titik terakhir pendistribusian adalah di pangkalan bukan di pengecer atau warung yang melayani konsumen tingkat akhir.

Untuk meminimalisir terjadinya kekurangan suplai di pangkalan, secara berkala Pertamina melakukan pemantauan ketersediaan di seluruh pangkalan resmi dan juga meminta dukungan dari instansi terkait yakni BPH Migas dibawah Kementrian ESDM  yang berwenang untuk melakukan  pengawasan distribusi energi bersubsidi baik LPG maupun BBM, serta mendorong pihak Pemda setempat untuk dapat melakukan penertiban terhadap konsumen atau pelaku usaha yang tidak berhak menikmati LPG 3 kg subsidi.

Kendati demikian pembeliaan LPG 3 kg  subsidi di pangkalan wajib menggunakan KTP sesuai dengan Penetapan Pemerintah per 1 Januari 2024 lalu. Dengan adanya pendataan ini juga mengurangi peluang penyalahgunaan LPG 3 Kg bersubsidi, dimana pelanggan yang melakukan pembelian dalam jumlah yang tidak wajar (melebihi kebutuhan) akan tercatat datanya dan perlu didalami penggunaan nya oleh pihak yang berwenang di bidangnya.

Masyarakat dihimbau untuk membeli LPG 3 kg subsidi di pangkalan resmi Pertamina dengan ciri – ciri terdapat plang/papan warna hijau yang mencantumkan nama pangkalan, nomor registrasi pangkalan, menyebutkan HET, serta menyebutkan kontak pangkalan dan Call Center Pertamina 135. Masyarakat yang membeli LPG di pangkalan resmi  akan mendapat kepastian jaminan stok dan mendapat harga yang sesuai dengan HET (harga eceran tertinggi) yang ditetapkan Pemerintah Daerah.

“Diharapkan dengan adanya penambahan pasokan ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat yang sedang bersiap menyambut Hari Raya Galungan  serta rangkaian upacara keagamaan selanjutnya,” pungkasnya.(WIR)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER