Selasa, Juni 25, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Koster Tegaskan Proyek Terminal LNG Dipindah ke Laut

DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan proyek terminal Liquid Natural Gas (LNG) di Bali jalan terus. Pembangunan terminalnya, dilakukan di lepas pantai atau off shore dengan kedalaman dua kilometer.

“(Proyek pembangunan terminal) LNG jalan terus. Di offshore (lepas pantai/laut) di kedalaman dua kilometer,” kata Koster di kantor DPRD Bali, Selasa (2/5/2023).

Koster menjelaskan, pembangunan terminal itu sudah sesuai dengan arahan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Yakni, dengan jarak empat kilometer dari bibir pantai.

Sehingga, pembangunan terminal yang lokasinya di tengah laut dijamin tidak akan menganggu wisatawan yang sedang menikmati pantai. Selain itu, keberadaan terminal LNG tersebut nantinya tidak merusak habitat mangrove.

“Sesuai arahan Menko Maritim (Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan),” kata Koster singkat.

Tak hanya Koster, Wakil Ketua DPRD Bali I Nyoman Sugawa Korry juga sebelumnya sudah mengisyarakatkan sepakat dengan Luhut. Dia setuju dengan ide pemindahan pembangunan terminal LNG ke tengah laut.

Meski demikian, dirinya mengingatkan agar pembangunannya tetap merujuk pada kajian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Selain itu, pembangunan terminal juga harus sesuai dengan kesepakatan bersama warga Desa Adat Sidakarya, Intaran, dan Sesetan. (hsa/gsp/dtc)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER