Sabtu, Juli 13, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Masyarakat Desa Serangan Dapat Pelatihan Kuliner

DENPASAR – Masyarakat dan Pengusaha kuliner Desa Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan, Bali, mendapat pelatihan inovasi higienitas kuliner di Parama Sanur Beach Hotel, Senin (11/12/2023).

Kepala Kantor Program Persiapan Restrukturisasi Perbankan dan Hubungan Lembaga di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Hermawan Setyo Wibowo menyampaikan pelatihan ini bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Kota Denpasar.

“Program ini diinisiasi bersama Kementerian Pariwisata dan Bappenas dan Pemkot Denpasar sebagai kelanjutan program area Ekonomi Wisata bagi Desa Serangan,” ujarnya.

Dia mengatakan, Pelatihan ini dilaksanakan selama lima hari dari tanggal 11-15 Desember mendatang yang melibatkan pembicara dari chef terkenal dan telah berpengalaman.

Sebelumnya juga diawali dengan merevitalisasi cagar budaya yang ada di Pulau Sernagan yakni Pura Sakenan dan Masjid Asyuhada Kampung Bugis. Hal ini sebagai bentuk integrasi pengembangan kawasan dengan pengembangan SDM terutama pelaku UMKM kuliner di Serangan.

“Saya berterima kasih kepada Pemkot Denpasar yang telah menginisiasi program bersama untuk pelatihan kuliner, dengan tujuan memeprsiapakan kapasitas eplaku UMKm untuk menjadi kuliner yang ciri khas Pulau Serangan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Ni Luh Putu Riyastiti didampingi Kabid Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekraf Dinas Pariwisata Denpasar, I Wayan Hendaryana menyampaikan pelatihan ini diikuti 200 orang peserta dari masyarakat Serangan yang memiliki usaha kuliner seafood.

“Narasumber yang terlibat yakni Ketua Yayasan Pembangunan Sanur yang juga Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Denpasar, Ida Bagus Gede Sidharta Putra, Ketua Indonesian Chef Assosiation/ICA, Chef I Gede Putu Hendra Mahena, Culinary Expert Konsultan, William Wongso, Juri Master Chef, Ririn Marinka, Chef Degan Septoadji,  dan Juri Top Chef Indonesia, Chef Chris Salans,” ujarnya.

Ditambahkan, Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa menyampaikan, pelatihan ini berkat kerjasama dana Coorporate Social Responsibility (CSR) dari LPS dan Filantra sebagai peningkatan Sumber Daya Manusia  khususnya di Desa Serangan.

“Kita ketahui bersama Desa Wisata Serangan memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan dari beragam keunikan yang dimiliki. Seperti kekayaan alam, daya tarik wisata heritage, dan kehidupan masyarakatnya yang multikultur, sehingga dapat terus dilakukan peningkatan SDM yang saat ini memberikan pendampingan pada pengusaha kuliner di Desa Serangan,” ujar Arya Wibawa.

Lebih lanjut Arya Wibawa menyampaikan program pelatihan ini sejalan dengan rencana pembangunan kampung kuliner melalui dana DAK Fisik Kementerian Pariwisata Tahun 2024.  Sehingga pelatihan ini diharapkan dapat membawa kuliner khas Serangan menjadi kuliner yang unggul, enak, higienis dan menarik.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan semua pihak dalam meningkatkan destinasi wisata di Kota Denpasar khususnya Desa Serangan, dan kami berharap pelatihan ini dapat berlangsung berkelanjutan dan Desa Serangan terus bertumbuh menjadi desa wisata yang bersih dan berwawasan lingkungan, berkelanjutan, serta terus bergerak memberikan manfaat ekonomi yang sebesar-besarnya bagi masyatakat setempat,” ujar Arya Wibawa.(WIR)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER