Rekonstruksi Pembunuhan Man Colik Dipadati Warga, Pecalang Turun Tangan

KLUNGKUNG – Warga Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Bali, memadati lokasi rekonstruksi pembunuhan I Nyoman Cita (50) alias Man Colik yang digelar Polres Klungkung, Selasa (21/7/2026). Untuk memastikan warga tidak mengganggu jalannya reka adegan, Pecalang Desa Adat Negari diterjunkan melakukan pengamanan.

“Sesuai permintaan dari Polres Klungkung, hari ini kami ikut mengamankan proses rekonstruksi. Ada 9 orang pecalang yang berjaga,” kata Koordinator Pecalang Desa Adat Negari, Made Suparna, kepada detikBali di lokasi rekonstruksi, Selasa (21/7/2026).

Warga yang tampak menyaksikan rekonstruksi sebagian besar merupakan keluarga dan rekan korban. Kondisi serupa juga terlihat di lokasi kedua, yakni rumah pelaku di Banjar Negari Kangin, Desa Negari.

Suparna menjelaskan pihaknya mengantisipasi kemungkinan adanya tindakan dari warga maupun keluarga korban terhadap pelaku selama proses rekonstruksi berlangsung.

“Kami di sini mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan. Kalau pengamanan pelaku kan sudah ada dari kepolisian. Jadi kami mengantisipasi warga,” terang Suparna.

Polres Klungkung menggelar rekonstruksi pembunuhan I Nyoman Cita alias Man Colik di Sungai Bubuh, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Bali, Selasa (21/7/2026).

Rekonstruksi diperagakan langsung oleh pelaku Agus Novit Pramana Putra (30) alias Petong dengan mengenakan baju tahanan oranye dan penutup kepala berwarna hitam. Dalam rekonstruksi tersebut, Petong memperagakan total 46 adegan.

Salah seorang warga setempat, Ni Luh, mengaku datang karena penasaran ingin melihat langsung sosok pembunuh Man Colik. Ia mengaku mengenal korban.

“Penasaran bagaimana Man Colik di bunuh. Saya berteman dengan korban. Orangnya baik. Waktu kejadian, sampai jam tiga malam saya ikut mencari di sini,” ungkap Ni Luh.

Sebelumnya, Petong diringkus tim gabungan dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klungkung bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bali di sebuah rumah kos di Jalan Mahendradata Selatan, Denpasar Barat, pada Jumat dini hari (17/7/2026).

Man Colik sebelumnya ditemukan tewas mengapung di aliran Sungai (Tukad) Bubuh pada Kamis (2/7/2026) pagi. Sebelumnya, pria paruh baya itu sempat dilaporkan hilang setelah berpamitan mandi ke sungai sejak Rabu (1/7/2026) malam.

Jasad korban ditemukan dalam posisi telungkup di sebelah selatan jembatan Bypass dekat Kantor KPU Klungkung sekitar pukul 07.30 Wita. Polisi kemudian menemukan sejumlah luka robek di tubuh korban yang mengarah pada dugaan tindak kekerasan. (DTB/SB)

 

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER