Sabtu, Juli 13, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Tertinggi Sepanjang Sejarah, Bali Catat 690 Kasus Rabies Tahun Lalu

DENPASAR – Bali mencatat jumlah kasus rabies tertinggi pada 2022. Tercatat ada 690 kasus rabies di Pulau Dewata sepanjang tahun lalu. Angka tersebut menjadi kasus tertinggi di Bali jika dihitung sejak tahun 2008, yaitu hanya ada 8 kasus.

“Kasus rabies di Bali tahun 2022 ini merupakan kasus tertinggi sepanjang sejarah di Bali, sejak adanya kasus rabies di Bali tahun 2008,” ucap Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali A.A Istri Inten Wiradewi di Prime Plaza Hotel, Jalan Hang Tuah No. 46 Sanur, Kamis (19/1/2023).

Ia mengaku, tingginya angka kasus rabies di 2022 tersebut telah diprediksi oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Terlebih sejak 2020 akibat pandemi Covid-19 jumlah vaksinasi antirabies (VAR) di Bali menjadi minim.

“Dan juga karena keterbatasan bergerak serta anggaran yang dialihkan untuk penanganan Covid-19. Di tahun 2022 kami juga tidak bisa optimal karena di pertengahan tahun kami harus fokus pada penanganan PMK,” ungkap Inten.

Inten juga mengatakan, estimasi populasi anjing di Kabupaten Kota di Bali tahun 2022 sebanyak 619.846 ekor. Sedangkan jumlah VAR hanya 78.000.

“Jauh dari estimasi populasi anjing (VAR). Cakupan itu juga masih rendah dan ini jadi PR kami di tahun 2023. Target kami di tahun ini adalah minimal 80 persen dari populasi bisa tervaksinasi,” terangnya.

Di sisi lain, kata Inten, di tahun ini adapun jumlah kasus rabies yang tercatat hingga tanggal 17 Januari 2023, yaitu sebanyak 17 kasus. Berikut rincian jumlah kasus rabies per tahunnya:

  • 2008: 8
  • 2009: 78
  • 2010: 408
  • 2011: 84
  • 2012: 120
  • 2013: 42
  • 2014: 131
  • 2015: 527
  • 2016: 206
  • 2017: 92
  • 2018: 149
  • 2019: 230
  • 2020: 100
  • 2021: 233
  • 2022: 690
  • 17 Januari 2023: 17

(nor/gsp/dtc)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER