Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Crew Kapal Shandong De Yu

DENPASAR – Tim SAR gabungan melaksanakan evakuasi jenasah crew kapal MV SHANDONG DE YU asal China, atas nama Zhang Wenli (47), Selasa (14/7/2026). Kapal berangkat dari Cina hendak menuju Australia.

Kepala Kantor, I Nyoman Sidakarya menjelaskan, informasi awal diterima kemarin malam sekitar pukul 22.47 Wita dari agen Kapal MV. SHANDONG DE YU, ZumarĀ  (Benoa Trans Cakrawala Perkasa). “Dicurigai ia mengalami gangguan kesehatan hingga sesak nafas dan tidak tergolong,” katanya.

Dia menjelaskan, awalnya mendapat laporan adanya salah seorang crew dinyatakan meninggal dunia kurang lebih pada pukul 09.00 Wita. Saat itu, posisi kapal berada di Selat Badung.

“Setelah berkoordinasi dengan pihak kapal dan agen disepakati titik intercept berada di koordinat 8°43’49.91″S – 115°17’28.42″E. Estimasi jarak dari Pelabuhan Benoa sekitar 4.18Ā  Nm heading 111°,” jelasnya.

Selanjutnya petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menghubungi KSOP Benoa, Balai Kekarantinaan Kesehatan Benoa bersama agen kapal untuk merencanakan proses penjemputan jenasah.

“Hari ini, pukul 06.55 Wita diberangkatkan 4 personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, 1 personel agen kapal, 1 personel BBKK menuju lokasi intercept yang sudah disepakati, dengan menggunakan Rigid Inlfatable Boat 02 Denpasar,” jelasnya.

Lima belas menit berselang, kata dia, mereka sudah merapat di dekat kapalĀ  MV SHANDONG DE YU. ABK kapal mentransfer jenasah untuk kemudian dibawa menuju Pelabuhan Benoa. Pada pukul 07.55 Wita tim SAR gabungan sandar kembali di Pelabuhan Benoa. “Jenasah Zhang Wenli, dibawa menuju Rumah Sakit Prof Ngoerah Sanglah menggunakan ambulance jenasah,” ucapnya. (WIR)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER