JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan sistem kecerdasan buatan Bea Cukai terus disempurnakan, dengan target kematangan dan peningkatan akurasi signifikan menjelang Maret 2026 mendatang.
Ia mengakui teknologi AI yang baru diterapkan saat ini belum mencapai akurasi sempurna, namun diyakini akan berkembang seiring proses pembelajaran dari data lapangan berkelanjutan nasional.
Menurut Purbaya, hasil analisis AI akan menjadi rujukan awal pemeriksaan, sekaligus alat evaluasi kinerja petugas ketika terjadi perbedaan besar dengan temuan lapangan aktual signifikan.
Penguatan sistem ini ditopang pengembangan fitur seperti Self Service Report Mobile dan Trade AI, yang diharapkan membuat pengawasan kepabeanan lebih adaptif berbasis data modern terintegrasi.
“Ini AI kan sesuatu yang bisa, yang belajar kan? Pasti pertama akurasinya tidak mungkin 100 persen. Karena dia akan belajar, tapi kan dari result-result yang dibandingkan lagi ke lapangan, nanti dimasukin masukan tambahan sehingga AI-nya bisa belajar,” kata Purbaya di Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (12/12/2025).
Ia juga menerangkan bahwa sistem AI digunakan sebagai alat pembanding awal, sekaligus instrumen pengawasan internal untuk menilai keakuratan kerja petugas Bea Cukai di lapangan.
“Itu nanti ada kelihatan keluar, paling tidak perkiraan awal selisihnya berapa. Nanti ketika realisasinya berubah terlalu banyak dari itu, saya bisa langsung ngecek orang yang memverifikasinya, dia kerja benar atau AI-nya yang salah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Purbaya memaparkan penguatan teknologi melalui pemindai baru dan sistem digital agar pengawasan kepabeanan lebih adaptif, berbasis data, serta efektif menghadapi kejahatan perdagangan internasional.
“Dengan pemindai baru, dengan SSR Mobile, dengan Trade AI, pengawasan kepabeanan kita menjadi naik kelas. Ini akan menjadi lebih adaptif, lebih berbasis data, lebih siap menghadapi modus kejahatan perdagangan internasional dan kita lebih bisa mengawasin dengan mudah bagai bogai kita di lapangan. Karena titik yang dicek lebih sedikit,” tutupnya. (MK/SB)






