BADUNG – Dunia mode Tanah Air menyambut gebrakan baru dari desainer batik terkemuka, Debby Fauziyanto, yang akan menampilkan koleksi terbarunya di Bali Fashion Parade 2026, di Bali Sunset Conference Center, Kuta, Sabtu (30/5/2026) malam. Dikenal dengan karya batik kontemporer yang khas dan visioner, Debby telah membangun reputasi solid di industri fashion sejak tahun 2015.
“Hari ini, kami menampilkan fashion dengan tema perpaduan budaya Bali, yang bergerak melampaui batas tradisi, menuju ekspresi fashion modern yang lebih global, dinamis, dan relevan,” kata Debby yang juga lulusan Fashion Design & Merchandising Marketing dari San Francisco itu.
Wanita yang sukses meraih penghargaan Best Designer dalam ajang bergengsi Australian Supermodel of the Year (ASOTY) 2023 karena dedikasinya mengangkat wastra nusantara ke level global itu menjelaskan bahwa, dalam ajang Bali Fashion Parade 2026 kali ini menampilkan 15 koleksi DEBZ terbaru dengan mengangkat kembali karakter budaya lewat batik yang dirancang secara modern, elegan, dan dinamis.
“Ada 15 koleksi DEBZ ditampilkan dalam Bali Fashion Parade 2026, yang merupakan interpretasi Batik kontemporer yang memadukan nilai heritage dengan siluet modern, struktur yang bold, serta detail artistik yang mencerminkan karakter elegan dan berani,” jelasnya.
Karya-karya Debby juga telah tampil di berbagai pagelaran fashion terkemuka di Jakarta, Bali, Singapura, hingga Australia itu, juga dikenal memiliki karya batik kontemporer yang khas dan visioner.
Debby yang telah membangun reputasi solid di industri fashion sejak tahun 2015 ini berharap, dapat terus mengembangkan Fashion di Bali agar lebih dikenal lokal dengan desain wastra nusantara dan batik kontemporer.

“Dalam acara kali ini, mami DEBZ juga menghadirkan sentuhan smart look yang menjadi salah satu highlight terbaru dalam interpretasi Batik kontemporer brand ini. Melalui perpaduan siluet modern, tailoring yang refined, serta.detail Batik khas DEBZ, dimana koleksi ini dirancang untuk merepresentasikan karakter perempuan urban yang aktif, elegan, dan percaya diri,” ucapnya.
Nuansa smart look tersebut, jelas dia, diwujudkan melalui permainan struktur, layering, dan cutting modern yang dipadukan dengan elemen Batik sebagai identitas utama. “DEBZ ingin menunjukkan bahwa Batik tidak hanya hadir sebagai warisan budaya, tetapi juga dapat diinterpretasikan menjadi fashion statement yang versatile, sophisticated, dan relevan untuk gaya hidup masa kini, mulai dari tampilan formal, business wear, hingga modern resort styling,” jelasnya.
Melalui runway di Bali Fashion Parade 2026, DEBZ memperkenalkan perspektif baru terhadap Batik Indonesia yang modern, polished, dan powerful, tanpa kehilangan nilai artistik dan akar budayanya. Koleksi ini menjadi representasi bagaimana unsur tradisional dapat berpadu harmonis dengan estetika contemporary fashion, menghadirkan tampilan yang timeless sekaligus memiliki daya tarik global.
Melalui interpretasi Batik kontemporer, DEBZ menghadirkan koleksi yang memadukan sentuhan heritage dengan siluet modern yang sophisticated dan timeless. “Beyond The Island” menjadi representasi bahwa inspirasi yang lahir dari Bali mampu melampaui batas geografis dan diterima secara universal, sekaligus membawa Batik Indonesia ke arah yang lebih modern, powerful, dan internationally relevant. (WIR)






