DENPASAR – Masih ingat kasus penganiayaan dan penelantaran anak beberapa waktu lalu di Mengwi, Badung, Bali? Ya, Minggu (31/7) siang, Kapolresta Denpasar Kombes Pol Bambang Yugo Pamungkas SH SIK MSi didampingi Kasat Reskrim Kompol Mikael Hutabarat SH SIK MH menjenguk korban N (5) pasca dirawat di RS Wangaya, Denpasar.
Hal ini sebagai bentuk perhatian dan suport, serta memastikan perkembangan kondisi kesehatan korban yang saat itu didampingi ayah kandungnya, Nyoman Warga.
Kapolresta sempat bercengkrama dengan korban dan meminta untuk terus sehat dan bersemangat.
“Kedatangan kami untuk memberikan support kepada korban dan juga keluarga. Terutama ayah korban supaya menjaga dengan baik. Selain itu memberikan bimbingan psikologi kepada korban,” ucap Kapolresta Denpasar kepada media usai menjenguk korban.

Lebih lanjut dijelaskan, kehadiran Kapolresta dan rombongan juga membawakan hadiah berupa mainan, peralatan sekolah untuk korban, dan bantuan sembako. “Kondisi korban saat ini sudah membaik meski kakinya masih di gips, sudah bisa bergaul dan semoga cepat sembuh,” tambah Kapolresta.
Dengan pendekatan yang dilakukan penyidik Unit PPA Polresta Denpasar, korban saat ini sudah dapat diajak berkomunikasi dengan baik.
Sementara itu, proses penyidikan sedang berjalan untuk kedua terduga pelaku pengniayaan dan penelantaran anak tersebut. Yakni, ibu kandung korban dan pria teman dekat dari ibu korban.
Diketahui, selain penganiayaan korban juga diduga mengalami kekerasan lainya. “Hari ini kami periksa secara intensif lagi dan melakukan pendekatan,” ungkap Kapolresta.
Ayah kandung korban Nyoman Warga menyampaikan terima kasih dan aoresiasinya atas kunjungan Kapolresta Denpasar. Ia berharap anaknya cepat pulih kembali. “Terima kasih atas kunjungan Bapak Kapolresta Denpasar dan mohon doanya anak kami cepat sembuh,” ucapnya. (rls)






