Selasa, Juni 25, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bhayangkari Gelar Vaksinasi Gratis Wujudkan Bali Zero Rabies

DENPASAR – Bhayangkari menggelar kegiatan vaksinasi rabies dan menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat di Pulau Dewata, Rabu (6/9/2023). Kegiatan ini digelar didua lokasi, yaitu di wilayah Kota Denpasar dan Kabupaten Klungkung.

Pemberian vaksin rabies dihadiri Ketua Umum Bhayangkari Juliati Sigit Prabowo, Kapolda Bali Irjen Pol. Ida Bagus Kade Putra Narendra, S.I.K., M.Si., Ketua Bhayangkari Daerah BaliIra Ida Bagus dan sejumlah Pengurus Bhayangkari Pusat serta Pengurus Bhayangkari Daerah Bali.

“Kegiatan ini dilakukan, dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-71, dimana Bhayangkari bekerjasama dengan pemerintah daerah menggelar kegiatan vaksinasi rabies secara gratis terhadap anjing peliharaan,” kata Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, S.I.K., M.H.

Tak hanya memberikan vaksin, Bhayangkari juga memberikan edukasi kepada masyarakat dengan memberikan penyuluhan tentang bahaya rabies.

“Ini merupakan bentuk perhatian Bhayangkari kepada masyarakat Bali untuk menanggulangi bahaya rabies sehingga Bali zero dari rabies,” baik hewan peliharaan berupa anjing, kucing dan monyet kata Kabid Humas,

Ada beberapa lokasi pelaksanaan vaksin, di lokasi pertama, yaitu di wantilan Pantai Padang Galak, Kesiman, Petilan, Denpasar Timur, Ketua Umum Bhayangkari menyerahkan vaksin rabies secara simbolis kepada Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa.

Ketua Umum Bhayangkari juga menyerahkan 500 paket sembako kepada masyarakat Banjar Kedaton, Denpasar Timur. Kemudian menyerahkan 100 Kg makanan anjing (dog food) kepada masyarakat komunitas pecinta anjing.

Sedangkan di lokasi kedua, di GOR Swecapura, Klungkung, Ketua Umum Bhayangkari menyerahkan bantuan vaksin rabies secara simbolis kepada Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta. Selanjutnya, Ibu Ketua  umum Bhyangkari menyerahkan 500 paket sembako dan 100 Kg makanan anjing kepada masyarakat komunitas pecinta anjing.

Di dua lokasi kegiatan ini, Ketua Umum Bhayangkari, Juliati Sigit Prabowo beserta rombongan melaksanakan peninjauan vaksinasi rabies, sterilisasi hewan dan pengalungan sebagai tanda hewan telah divaksin.

Dari data yang dihimpun Polda Bali, sejak Januari sampai dengan April 2023, Provinsi Bali menduduki peringkat pertama terjadinya kasus rabies di Indonesia. Tak tanggung-tanggung, jumlah kasus rabies di Bali dalam rentang waktu tersebut mencapai 14.827 kasus.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan berkesinambungan serta dilaksanakan sebaik-baiknya sehingga mampu bermanfaat bagi masyarakat. Data dari Kementerian Kesehatan, sejak bulan Januari sampai April 2023 Provinsi Bali menduduki peringkat pertama terjadinya kasus rabies di Indonesia,” terang Kabid Humas.(RLS/ENDH)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER