JAKARTA — Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan kesiapan Indonesia, untuk menjadi mediator pasca-serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Dalam keterangan pers di Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026), Boroujerdi menyampaikan apresiasi atas sikap Pemerintah Indonesia yang menawarkan fasilitasi dialog di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.
Ia mengucapkan terima kasih atas inisiatif tersebut, namun menegaskan bahwa Iran menilai jalur perundingan dengan Amerika Serikat saat ini tidak menjanjikan hasil konkret.
“Kami meyakini bahwa saat ini tidak ada negosiasi dan perundingan apa pun dengan pemerintah Amerika yang akan berguna, karena mereka tidak terikat dan tidak patuh pada hasil apa pun,” tegas Boroujerdi.
Menurutnya, pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa kesepakatan yang dicapai tidak selalu dihormati secara konsisten. Sehingga kepercayaan terhadap efektivitas mediasi dengan Washington menjadi rendah.
Meski demikian, Boroujerdi berharap negara-negara Islam mengambil sikap tegas atas serangan yang disebutnya sebagai tindakan melanggar hukum internasional. Ia mendorong dukungan melalui forum multilateral.
Ia menyebut Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai kanal penting, untuk menyuarakan kecaman serta memperjuangkan keadilan bagi Iran.
“Dan ketiga, agar menjalankan kampanye ‘Katakan Tidak pada Perang’ dan menolak perang di seluruh dunia serta menunjukkan penentangan mereka terhadap segala jenis peperangan,” ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Luar Negeri, menyatakan Indonesia siap memfasilitasi dialog demi meredakan ketegangan. Pemerintah Indonesia juga menyerukan semua pihak menahan diri dan mengedepankan diplomasi.
Dalam pernyataan resmi yang disampaikan melalui media sosial, Kemenlu menyebut Indonesia siap membantu menciptakan kondisi yang lebih kondusif dan membuka ruang komunikasi apabila kedua belah pihak menyetujui upaya mediasi tersebut. (MK/SB)






