Minggu, Mei 19, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kebakaran di Gelulung Sukawati Karena Dupa

GIANYAR – Sebuah bangunan milik I Wayan Budiana (65) beralamat di Banjar Gelulung, Sukawati, Gianyar, Bali terbakar. Bangunan yang terdiri dari 5 (lima) kamar berukuran 14×5 meter dengan plafon terbuat dari anyaman bambu beratapkan genteng ludes terbakar, Minggu (6/8/23) Malam.

Kapolsek Sukawati, Kompol Decky Hendra Wijaya saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian kebakaran bangunan milik warga di Banjar Gelulung Sukawati. Setelah menerima informasi kejadian tersebut Personil Polsek Sukawati gabungan Piket fungsi di pimpin Kanit Intelkam IPTU Dewa Wiratmaja mendatangi TKP.

Kejadian berawal sekira pukul 20.00 Wita, saat Ni Wayan Murni istri korban menghaturkan sesajen dengan menaruh dupa pada plangkiran (tempat menghaturkan sesajen) di salah satu kamar yang terletak di paling barat bangunan.

Dimana saat itu yang bersangkutan lupa mencabut dupa tersebut, berselang kemudian Pukul 20.30 Wita Ni Wayan Murni melihat adanya api yang sudah membesar dari dalam kamar tempatnya menghaturkan sesajen tadi, hal ini juga dilihat oleh anak korban I Putu Juliarta. Melihat hal itu selanjutnya Ni Wayan Murni memanggil suaminya I Wayan Budiana, untuk minta tolong kepada warga sekitar dan  menghubungi pemadam kebakaran.

Tidak berselang lama 4 unit mobil pemadam kebakaran pemkab Gianyar tiba di TKP, yang kemudian melakukan pemadaman api, dibantu petugas Polsek Sukawati. “Dan kobaran Api dapat dipadamkan sekitar Pukul 22.15 Wita”, jelasnya, Senin (7/8/23).

Yang terbakar sebuah bangunan terdiri dari 5 (lima) kamar berukuran 14×5 meter dengan plafon yang terbuat dari anyaman bambu beratapkan genteng. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. “Dan akibat kejadian tersebut diperkirakan korban mengalami kerugian materiil sebesar Rp 250 Juta Rupiah”, terang Hendra Wijaya.

Penyebab kebakaran disinyalir dari dupa sisa-sisa menghaturkan sesajen yang lupat dicabut dan dipadamkan, sehingga membakar barang-barang yang mudah terbakar di dalam kamar. “Terhadap Kasus ini masih dilakukan penanganan dan penyelidikan lebih lanjut”, tandasnya.(SAR)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER