NUSANTARA — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meminta para investor tidak ragu menanamkan modal di Ibu Kota Nusantara (IKN). Ia menegaskan, pembangunan IKN mendapat dukungan penuh dari Presiden Prabowo Subianto dan tetap berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
Pernyataan tersebut disampaikan Dody usai melakukan kunjungan kerja ke kawasan IKN di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (13/1/2026).
“Kepada para investor, saya sampaikan agar tidak ragu lagi. Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan penuh agar IKN benar-benar siap dan berfungsi sebagai ibu kota politik,” tegas Dody.
Oleh sebab itu, guna menambah daya tarik investasi, semua proses pembangunan akan dikerjakan tepat waktu, kualitas, efektif dan efisien.
Menteri Dody juga menyampaikan dukungan kementeriannya terhadap pembangunan IKN tidak main-main. Namun, sesuai dengan tugas dan kewenangan yang dimiliki.
Dengan tegas Dody menyebutkan, pembangunan IKN terus berjalan sesuai tahapan. “Pembangunan terus dikerjakan,” sebutnya.
Kunjungan kerja Kementerian PU ini seirama dengan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke IKN. Dody juga nampak ikut melihat langsung sejumlah progres pengerjaan pembangunan di IKN bersama Prabowo dan sejumlah menteri yang ikut.
Di hari terakhir kunjungan kerjanya, Menteri Dody menyempatkan menanam pohon Bungur di Plaza Bhineka Tunggal Ika bersama jajaran Otorita IKN yang dipimpin Basuki Hadimuljono, alias Menteri PUPR sebelum Dody.
IKN TERIMA 5 INVESTOR BARU
Meski pembangunan agak melamban, namun daya tarik investasi terhadap IKN tetap jalan. Pada 9 Januari tahun ini, Otorita IKN bersama lima investor menandatangani tujuh Perjanjian Pemanfaatan Tanah dan Pengalokasian Lahan Aset Dalam Penguasaan (ADP) Otorita IKN serta Akta Notarial di Kantor Balai Kota Otorita IKN.
Kelimanya yakni PT Bahagia Bangunnusa, PT Rangga Ekapratama, PT Fajar Maju Berkarya Gilang, PT Batara Maduma Prospernusa, dan PT Haidir Griya Karya dari Asatu Corporation.
Mereka akan mengembangkan berbagai sektor usaha mulai dari kawasan kuliner, niaga, perkantoran, hingga fasilitas olahraga lengkap sarana pendukung lainnya. (MK/SB)






