Kamis, Februari 22, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pemandu Ekowisata Diminta Kreatif Dan Inovatif Promosi Daerah Klungkung

KLUNGKUNG  – Dalam meningkatkan peran Pemandu Wisata untuk mengenalkan Pariwisata kepada para wisatawan, Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung melakukan pelatihan Pemandu Ekowisata.

Pelatihan yang dibuka  Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta didampingi Kadis Pariwisata Klungkung, Ni Made Sulistiawati dan Kadis DLHP Klungkung, I Ketut Suadnyana dilaksanakan, di Hotel Wyndham Tamansari Jivva Resort Lepang, Senin (24/7/2023).

Bupati Suwirta menjelaskan bahwa Pemandu Wisata berperan penting dalam mengenalkan pariwisata kepada para wisatawan untuk itu perlu dituntut kreatif dan inovatif dalam menjalankan tugasnya.

“Menjadi seorang pemandu wisata perlu menguasai prospek apa yang ada didesanya, sampaikan pemikiran pemikiran yang positif tentang desanya. Dan perlu dipaketkan wisatanya masing masing, sehingga menjadikan desanya menarik dengan membuat inovasi inovasi”, ucapnya.

Pihaknya terus berbenah dan berinovasi untuk mengembangkan dan menciptakan potensi potensi wisata alam maupun buatan yang lebih baik lagi. “Diharapkan dengan pelatihan ini dapat memberikan nilai tambah untuk mengembangkan Ekowisata alam menjadi Ekowisata yang lebih indah dan asri”, Ungkap Suwirta.

Senada dengan itu Kadis Pariwisata, Ni Made Sulistiawati menambahkan, semua inovasi inovasi didalam mempromosikan Pariwisata terus digenjot untuk mempopulerkan obyek wisata yang ada di Kabupaten Klungkung.

“Dengan pelatihan ini, para Pemandu Wisata bisa membangkitkan pesona wisata yang ada di desanya menjadi kemasan kemasan yang menarik. Yang tentunya berdampak pada pertumbuhan ekonomi desa’, tandasnya.

Pelatihan ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan penguasaan dan pengetahuan serta keterampilan bagi pemandu tentang wisata alam Ekowisata. Wisata alam Ekowisata perlu dikemas dengan baik.

“Sehingga para wisatawan dan pengelola Destinasi dapat menciptakan wisata berkelanjutan dengan melakukan prinsip-prinsip Ekowisata”, jelas Kabid Sumber Daya Pariwisata Tjokorda Gde Romy Tanaya selaku Ketua Panitia.

Pelatihan pemandu ekowisata ini diselenggarakan dengan jenis metode;  37,50% penyampaian materi, 12,50% diskusi dan kerja kelompok, dan 50.00% praktek, serta ditambah latihan berupa kunjungan lapangan, sehingga waktu pelaksanaan pelatihan ini diselenggarakan selama 32 jam.

Pelatihan dilaksanakan selama Empat (4) hari dimulai hari Senin (24/7/23) hingga hari Kamis (27/7/23) dengan satu jam pelatihan adalah 45 menit. Untuk hari pertama dan hari ketiga diisi dengan materi dan diskusi kelompok serta praktek yang dilaksanakan di Hotel Wyndhan. Dan hari terakhir diisi dengan kunjungan lapangan ke Tukad Bindu Kesiman sebagai Taman Edukasi Ekowisata.

“Peserta Pelatihan Pemandu Ekowisata ini sebanyak 45 orang yang berasal dari desa yang mempunyai destinasi Ekowisa”, beber Tjokorda Gde Romy.(009)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER