Sabtu, Juli 20, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pertamina Tambah Kuota LPG 3 Kilogram

DENPASAR – Pertamina akan menambah kuota penyaluran LPG 3 kilogram di Bali untuk menjawab keluhan warga terkait kelangkaan gas elpiji bersubsidi tersebut. Tak tanggung-tanggung, kuota ekstra yang diberikan mencapai 100 persen atau dua kali lipat dari distribusi normalnya.

Sales Area Manager Retail Pertamina Bali Gusti Anggara Permana mengungkapkan rata-rata konsumsi LPG 3 kilogram warga Bali mencapai 200 ribu tabung per hari. Di antaranya 56 ribu tabung khusus untuk Kota Denpasar.

“Hari ini, kami extra dropping (tambah distribusi) sekitar 50 persen menjadi hampir 100 ribu ribu tabung se-Bali. Khusus Denpasar 28 ribu tabung LPG 3 kilogram,” ungkap Gusti ditemui seusai sidak di SPPBE di Jalan Gatot Subroto, Penatih, Denpasar, Selasa (6/6/2023).

Selanjutnya, Pertamina kembali mengguyur ekstra kuota 50 persen pada Kamis (8/6/2023). Sehingga, secara total kuota tambahannya mencapai 100 persen atau jadi 400 ribu tabung LPG 3 kilogram se-Bali. “Jadi, kami lakukan dua kali, hari ini dan Kamis,” lanjutnya.

Tidak cuma itu, ia menuturkan operasional distribusi gas elpiji melon juga akan dibuka lebih cepat untuk mempercepat penyaluran, sehingga lebih cepat sampai ke tangan masyarakat yang saat ini sedang membutuhkan.

“Masyarakat tidak perlu panik lagi. Kami sudah turun ke lapangan bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar. Kami ingin segera menangani masalah (kelangkaan) LPG 3 kilogram ini di masyarakat, di Kota Denpasar,” terang Gusti.

Adapun, terkait isu kelangkaan, ia memastikan Pertamina tidak mengurangi pasokan gas elpiji bersubsidi. Tetapi, karena peningkatan permintaan masyarakat seiring dengan pertumbuhan ekonomi Bali, khususnya di Kota Denpasar.

Selain itu juga karena terjadi libur panjang pada awal Juni 2023. “Jadi, kami nggak tahu tiba-tiba mendadak ada kebutuhan (meningkat) terhadap LPG 3 kilogram,” imbuhnya.

Yang pasti, Gusti menegaskan distribusi LPG 3 kilogram yang dilakukan masih normal dengan angka seperti biasanya. “Kami tidak kurang-kurangi (pasokan),” jelasnya.

Gusti juga menampik isu kenaikan harga LPG 3 kilogram. Ia menegaskan harga eceran tertinggi gas elpiji bersubsidi ini tetap Rp 18 ribu per tabung di pangkalan. Harganya sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah.

Sebelumnya, warga di Kota Denpasar dan Badung berburu LPG 3 kilogram. Mereka mengeluhkan pasokan yang langka dan harga yang lebih tinggi, yaitu mencapai Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu per tabung. Kelangkaan disebut terjadi sejak sepekan terakhir. (BIR/gsp/dtc)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER