Demo PMII di DPR Memanas, Massa Bentrok dengan Aparat Usai Ban Dibakar Berulang Kali

JAKARTA – Aksi demonstrasi yang digelar Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (22/6/2026), berlangsung tegang hingga sore hari. Ketegangan pecah setelah massa dan aparat kepolisian terlibat aksi saling dorong, saat mahasiswa berupaya membakar ban di lokasi demonstrasi.

Kericuhan kembali terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Massa aksi beberapa kali mencoba menyalakan api dari ban bekas, sebagai simbol protes terhadap pemerintah dan DPR RI. Namun setiap kali api menyala, petugas kepolisian langsung memadamkannya menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Situasi tersebut memicu ketegangan antara mahasiswa dan aparat yang berjaga di depan kompleks parlemen. Aksi saling dorong hingga lempar benda sempat terjadi, ketika massa menolak upaya pemadaman yang dilakukan petugas.

Mahasiswa yang berada di barisan depan terlihat meluapkan kekecewaan, karena api yang mereka nyalakan terus dipadamkan. Di sisi lain, aparat tetap berupaya mencegah pembakaran demi menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar lokasi aksi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold Hutagalung, turun langsung menemui massa untuk meredakan situasi. Ia meminta peserta aksi tetap menyampaikan pendapat secara damai tanpa melakukan pembakaran.

“Saya minta jangan bakar api. Silakan menyampaikan aspirasi, tapi jangan bakar-bakar,” ujar Reynold saat berdialog dengan mahasiswa.

Meski sempat terjadi ketegangan, demonstrasi tetap berlanjut dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Massa PMII terus menyampaikan kritik terhadap pemerintah dan DPR, melalui orasi yang dilakukan secara bergantian dari atas mobil komando.

Aksi tersebut merupakan bagian dari protes mahasiswa terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Hingga sore hari, massa masih bertahan di depan Gedung DPR RI untuk menyuarakan tuntutan mereka. (MK/SB)

 

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER