Aksi 15 April Batal, Otorita IKN Janji Benahi Jalan Rusak di Pemaluan-Maridan

NUSANTARA – Rencana Aksi Damai Masyarakat di Kantor Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) yang dijadwalkan pada Rabu (15/4/2026) mendatang, kini ditiadakan.

Hal ini diputuskan usai rapat koordinasi sejumlah tokoh dua desa dua kelurahan di Kecamatan Sepaku, yang difasilitasi Forum Kesepakatan Masyarakat Sepaku (FKMS) 10 April lalu. Saat itu turut dihadiri Otorita IKN, unsur Kecamatan Sepaku, Koramil serta Polsek Sepaku serta Lembaga Adat Paser dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam rapat koordinasi di Otorita itu, tersebut, FKMS bersama perwakilan masyarakat menyampaikan sejumkah persoalan mendasar di lingkungannya.  Baik soal kondisi infrastruktur jalan yang kini makin hancur, juha keterlibatan tenaga kerja lokal dalam pembangunan IKN yang dirasa perlu disikapi.

Ketua FKMS Supian Nur yang dikonfirmasi kemarin, menjawab singkat. “Ditiadakan,” tegasnya dalam WhatsApp.

Sementara itu, salah seorang tokoh sekaligus Koordinator Aksi Damai dan Humas FKMS, Dedi Saidi, menerangkan  suara yang disampaikan bukan sekadar tuntutan, tetapi jeritan hati masyarakat yang menginginkan keadilan, perhatian, dan solusi nyata.

“Kalau dibilang kalian (masyarakat) harus paham kondisi IKN, ok. Kami tidak minta hitam (beton atau aspal), minimal batu-batu saja, tidak ada. Minimal anak-anak kami yang naik motor ke sekolah, itu bisa aman,” jelasnya dalam rapat yang videonya diunggah di media sosial FKMS.

Ihwal ini juga diakuinya sudah beberapa kali disampaikan ke pemerintah kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara. Namun menurut Dedi, jawabannya seplah berputar arah. “Teman-teman sudah sowan-sowa ke Pemkab PPU. Tapi katanya itu bukan bagian dari kami. Silahkan kalian minta ke Otorita. Karena dianggap wilayah Pemaluan sampai Telemow sudah masuk wilayah IKN (delineasi), hanya Maridan yang lepas (tetap wilayah PPU sebagian besar),” jelasnya.

Oleh sebab itu, FKMS mendesak Otorita agar komitmen perbaikan yang telah disampaikan dalam rapat dapat segera direalisasikan secara nyata di lapangan.

Informasi turut disampaikan Kepala Desa Telemow, Munip, ke redaksi Media Kaltim, Minggu (12/4/2026) terkait keluh kesah masyarakat termasuk di wilayahnya. “Dijanjikan segera ditindaklanjuti untuk perbaikan sementara,” sebutnya.

Sekadar diketahui,  salah satu hasil pembahasan rapat kordinasi yang disampaikan FKMS, yaitu, terkait perbaikan jalan utama yang melintasi Kelurahan Pemaluan, Desa Binuang, Desa Telemow, dan Kelurahan Maridan, Otorita IKN akan menindaklanjuti dengan melaksanakan rapat internal antar unit organisasi (Kedeputian Bidang Sarana dan Prasarana) untuk segera melakukan pemeliharaan terhadap jalan tersebut. (MK/SB)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER