Jumat, Juli 19, 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Capaian Vaksinasi Rabies di Denpasar 72 Persen

DENPASAR – Kadis Pertanian Denpasar A.A Gde Bayu Brahmasta mengatakan, hingga 6 Agustus 2023, capaian vaksinasi rabies di Kota Denpasar telah menyasar 59.264 ekor atau setara dengan 72 persen dari estimasi populasi Hewan Penular Rabies (HPR) yang berjumlah 82.195 ekor.

“Kami terus menggenjot dan memperluas cakupan vaksinasi rabies di Kota Denpasar. Beragam upaya akan dan terus digencarkan dengan menggandeng beragam stakeholder,” kata Kadis Pertanian Denpasar A.A Gde Bayu Brahmasta, Rabu (6/9/2023).

Dia mengatakan, pelaksanaan vaksinasi rabies sesuai jadwal dengan memperhatikan wilayah zona prioritas dan beberapa lokasi munculnya kasus gigitan anjing, juga dilakukan  langkah-langkah  kontrol populasi hewan penular rabies (HPR). Kegiatan pengawasan lalu lintas HPR juga dilaksanakan untuk pengendalian dan pemantauan.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat serta seluruh pihak yang telah turut serta dalam berbagai program pencegahan dan pengendalian kasus rabies di Kota Denpasar,” ujarnya.

A.A Gde Bayu Brahmasta menekankan, pendataan populasi anjing dan HPR lainya akan terus dilaksakan dengan melibatkan tim siaga rabies ditingkat desa/kelurahan. Tak hanya itu, masyarakat banjar sebagai garda terdepan juga akan turut dilibatkan untuk memberikan informasi terkait adanya HPR dan kasus gigitan anjing. Sehingga secara berkelanjutan dapat dilaksanakan pemantauan secara intensif.

“Dari pendataan ini akan memperoleh data populasi dari kepemilikan masyarakat hingga keberadaan anjing liar, sehingga penyebaran rabies dapat ditekan,” ujarnya.

Gung Bayu juga mengharapkan masyarakat juga dapat memperhatikan cara merawat anjing yang benar. Hal ini lantaran penanganan rabies ini akan lebih optimal dengan melibatkan peran serta dan sinergi bersama masyarakat, termasuk banjar-banjar dan lingkungan yang ada di Kota Denpasar.

Tak hanya itu, melalui Dinas Pertanian Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, terus digencarjan Kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) tentang bahaya Penyakit Rabies dan resiko yang ditimbulkan, Kegiatan Monitoring dan Surveilens Kegiatan Selektif Euthanasi, Kegiatan Kontrol Populasi (Pembatasan Populasi HPR) dan Kegiatan Pengawasan Lalu Lintas HPR. (WIR)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER