JAKARTA – Jelang tiga bulan pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mempercepat pemulihan infrastruktur dan layanan pendidikan.
Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana Sumatera bersama pimpinan DPR RI, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan apresiasi atas langkah cepat kementerian dan lembaga terkait.
Ia menegaskan, DPR RI telah menyetujui dana tanggap darurat untuk mendukung pemulihan infrastruktur, sarana-prasarana kesehatan, fasilitas rumah ibadah, dan fasilitas pendidikan.
“Saya mengapresiasi langkah cepat pemerintah dalam mempercepat pemulihan pascabencana. Dana tanggap darurat ini akan memperkuat upaya rehabilitasi semua sektor terdampak,” kata Dasco dalam Rakor di Jakarta, Rabu (18/2/2026).
Apresiasi juga disampaikan Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, yang menekankan pentingnya revitalisasi sekolah terdampak bencana. Ia menegaskan, program revitalisasi tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mencakup peralatan sekolah, perangkat pendukung pembelajaran, dan bantuan bagi seluruh warga satuan pendidikan.
“Pelaksanaan program Revitalisasi Satuan Pendidikan harus segera dilakukan. Kami mendorong Menteri Keuangan dan Menteri Sekretaris Negara memastikan anggaran tidak hanya untuk bangunan, tapi juga perangkat sekolah dan bantuan siswa,” ujarnya.
Menurut Hetifah, percepatan pemulihan pendidikan sangat penting agar proses belajar mengajar di wilayah terdampak dapat kembali normal dan meminimalkan gangguan terhadap hak belajar anak-anak.
Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatera bersama Kemendikdasmen berkomitmen untuk menuntaskan rehabilitasi sekolah dalam waktu dekat, dengan fokus pada prioritas infrastruktur yang rusak parah dan penyediaan fasilitas penunjang belajar. (MK/SB)






