JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, langkah Polri membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menunjukkan kepekaan terhadap persoalan strategis bangsa, meski berada di luar tugas utama penegakan hukum.
Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan SPPG Polri dan Gudang Ketahanan Pangan di Polsek Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia meresmikan 1.179 SPPG dan 18 gudang ketahanan pangan. Sekaligus memulai pembangunan tambahan 107 SPPG di berbagai daerah.
“Dengan ini saya resmikan 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dan 18 gudang ketahanan pangan, serta dimulainya pembangunan 107 SPPG Polri di seluruh Indonesia,” kata Prabowo.
Dalam pidatonya, Presiden mengaku merasa bangga dan puas melihat institusi kepolisian mengambil peran dalam isu pemenuhan gizi masyarakat.
“Saya hari ini sungguh-sungguh merasa bahagia saya merasa gembira,” ujar Prabowo.
“Saya merasa puas hati karena saya melihat salah satu institusi yang sangat penting bagi negara dan bangsa kita yaitu Kepolisian Negara Indonesia telah mengambil inisiatif mungkin di suatu bidang yang seolah-olah tidak merupakan tugas pokoknya,” sambungnya.
Prabowo menilai keterlibatan Polri mencerminkan pemahaman pimpinan kepolisian terhadap tantangan mendasar bangsa, terutama terkait ketahanan dan kualitas generasi muda.
“Pimpinan kepolisian negara telah menangkap masalah yang krusial bagi keselamatan suatu bangsa,” tegasnya.
Menurutnya, keamanan tidak semata-mata dimaknai sebagai situasi bebas gangguan hukum, tetapi juga berkaitan dengan terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat.
“Polri paham bahwa keamanan yang sesungguhnya adalah manakala masyarakat merasa aman, bahagia, dan memiliki harapan,” ucap Prabowo.
Ia menekankan bahwa jaminan kecukupan gizi bagi anak-anak merupakan fondasi utama keamanan dan kesejahteraan bangsa.
“Bagi manusia di mana pun, apa pun agama dan etnisnya, seorang bapak dan ibu, hal yang utama adalah keamanan serta kesejahteraan anak-anaknya, termasuk aman dari rasa lapar,” terang dia.
Dalam agenda tersebut, Presiden turut meninjau fasilitas operasional SPPG dan mendengarkan paparan dari jajaran kepolisian. Turut mendampingi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.
Program SPPG Polri dirancang untuk mendukung peningkatan status gizi anak, mencegah malnutrisi, serta memperkuat kualitas sumber daya manusia. Inisiatif ini menjadi bagian dari kontribusi Polri dalam menyukseskan agenda pembangunan nasional dan visi Indonesia Emas 2045. (MK/SB)






